Iklan

terkini

Jurusan Bisnis PNL Selaraskan Kurikulum Berbasis OBE, Perkuat Kompetensi Lulusan Sesuai Kebutuhan Industri

Redaksi
Kamis, Oktober 15, 2026, 13:24 WIB Last Updated 2026-10-15T06:34:53Z
Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Sistem Informasi PNL, Muhammad Arhami, S.Si., M.Kom., saat membuka kegiatan. (Foto/Hamdani)

Laporan: Hamdani

Jurusan Bisnis Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) guna memastikan kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan dunia kerja.

Kegiatan penyelarasan kurikulum tersebut dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026), dengan fokus pada penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang berorientasi pada capaian pembelajaran, standar pendidikan tinggi, serta tuntutan dunia industri yang semakin dinamis.

Ketua Jurusan Bisnis PNL, Diana, S.E., Ak., CA., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membedah dan menyelaraskan kurikulum program studi agar semakin relevan dengan kebutuhan industri.

Menurutnya, penyelarasan tersebut juga bertujuan menyamakan persepsi dalam penyusunan RPS sehingga proses pembelajaran di lingkungan Jurusan Bisnis dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi mahasiswa.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap penyusunan RPS semakin selaras dengan kebutuhan industri sehingga proses perkuliahan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan dunia kerja,” ujar Diana.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Sistem Informasi PNL, Muhammad Arhami, S.Si., M.Kom., menegaskan pentingnya penerapan OBE dalam meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus mendukung pemenuhan standar pendidikan tinggi dan kebutuhan akreditasi program studi.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan RPS yang selaras dengan kebutuhan industri dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti). Menurutnya, penguatan kurikulum berbasis OBE juga menjadi langkah strategis PNL dalam mempersiapkan program studi menuju akreditasi internasional.

“Penerapan OBE perlu kita tekankan karena kita berharap ke depan ada program studi di lingkungan PNL yang mampu meraih akreditasi internasional. Karena itu, capaian pembelajaran lulusan (CPL) perlu ditinjau dan disesuaikan kembali agar benar-benar relevan dengan kebutuhan industri,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa penerapan OBE bukan sekadar penyesuaian dokumen kurikulum, melainkan upaya memastikan proses pembelajaran menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu menjawab tantangan dunia kerja.

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri yang memiliki pengalaman di bidang akademik dan industri.

Pemateri pertama, Dr. Rini Indahwati, S.R., Ak., M.Si., CA., CERA., CBV., CIAR., yang merupakan Ketua Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Medan, memaparkan pentingnya penyusunan RPS berbasis OBE sebagai instrumen untuk menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri.

Ia menekankan bahwa perencanaan pembelajaran perlu dirancang secara sistematis dengan mengacu pada capaian pembelajaran yang jelas dan terukur. Dengan demikian, proses evaluasi pembelajaran dapat dilakukan secara lebih objektif dan berorientasi pada kompetensi yang harus dikuasai mahasiswa.

Selanjutnya, Sri Rizki Amanda, S.E., dari PT Pupuk Iskandar Muda, menyampaikan materi mengenai kompetensi kerja dan Outcome-Based Education dalam menyiapkan calon tenaga kerja yang relevan dengan kebutuhan perusahaan.

Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya keselarasan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kualifikasi yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), terutama di tengah transformasi digital yang menuntut tenaga kerja memiliki kemampuan teknis, adaptabilitas, serta kesiapan menghadapi perubahan.

Keterlibatan praktisi industri dalam kegiatan ini menjadi bagian penting untuk menghadirkan perspektif dunia kerja secara langsung dalam proses penyelarasan kurikulum. Dengan demikian, kompetensi yang dirumuskan dalam pembelajaran tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memiliki relevansi praktis bagi kebutuhan perusahaan.

Melalui kegiatan penyelarasan kurikulum berbasis OBE ini, Jurusan Bisnis PNL diharapkan mampu memperkuat kualitas perencanaan pembelajaran, meningkatkan relevansi kompetensi lulusan, serta mendukung peningkatan mutu dan daya saing program studi.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen PNL dalam mengembangkan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perubahan industri, berorientasi pada capaian pembelajaran, dan mampu mempersiapkan lulusan yang kompeten serta siap bersaing di dunia kerja. []
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Jurusan Bisnis PNL Selaraskan Kurikulum Berbasis OBE, Perkuat Kompetensi Lulusan Sesuai Kebutuhan Industri

Terkini

Topik Populer

Iklan