Muhammad Aizat Fachrozy (atas) dan Sulthan Zaki Kurniawan (bawah) mahasiswa Fikom Umuslim.(Foto/Ist).
Bireuen - Dua mahasiswa Fakultas Ilmu komputer (Fikom) Universitas Almuslim dinobatkan sebagai Agam Ekonomi Kreatif dan Agam Entrepreneur Bireuen.
Kedua mahasiswa tersebut yaitu
Sulthan Zaki Kurniawan mahasiswa prodi Informatika Medis dinobatkan sebagai Agam Ekonomi Kreatif dan Muhammad Aizat Fachrozy mahasiswa prodi Informatika dinobatkan sebagai Agam Entrepreneur Bireuen
Tahun 2026.
Penobatan Sulthan Zaki Kurniawan dan Muhammad Aizat Fachrozy dilakukan pada malam Penganugerahan dan Penobatan Agam Inong Kabupaten Bireuen Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Ballroom Hotel Fajar, Bireuen Sabtu (4/7/2026) malam.
Penganugerahan dan Penobatan Agam Inong Kabupaten Bireuen tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, MT, berlangsung meriah.
Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Diasporapar) Bireuen, Ira Shafira, SE., MM, menjelaskan, Pemilihan Agam Inong Bireuen 2026 diikuti 83 peserta terdiri 40 Agam dan 43 Inong.
Menurut Ira Safira seluruh peserta menjalani serangkaian tahapan seleksi mulai dari administrasi, uji bakat, wawancara, karantina, hingga pembekalan yang berlangsung pada 30 Juni hingga 3 Juli 2026.
Adapun serangkaian tahapan seleksi yang harus diikuti, seleksi administrasi, uji bakat, wawancara, karantina, hingga pembekalan intensif mengenai kepariwisataan, ekonomi kreatif, budaya daerah, public speaking, keagamaan, dan kepemimpinan.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Muhammad Afgan dinobatkan sebagai Agam Bireuen 2026, sedangkan Nazla Asyifa dinobatkan sebagai Inong Bireuen 2026.
Selain menetapkan Agam Bireuen dan Inong Bireuen 2026, dewan juri juga memilih pemenang pada sejumlah kategori khusus.
Seperti misalnya kategori Agam Ekonomi Kreatif diraih Sulthan Zaki Kurniawan mahasiswa prodi Informatika Medis dan Agam Entrepreneur Bireuen diraih Muhammad Aizat Fachrozy mahasiswa prodi Informatika Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim.
Selain katagori tersebut, panitia juga memilih kategori berbakat kategori Intelegensia dan kategori Terfavorit.
Dalam sambutan pada malam penobatan Agam dan Inong Bireuen 2026, Wabub Bireuen Ir. Razuardi, MT, menyampaikan gelar Agam dan Inong bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah untuk menjadi wajah Kabupaten Bireuen dalam mempromosikan sektor pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang unjuk bakat atau kontes kecantikan semata. Ini adalah wadah strategis untuk menjaring putra-putri terbaik Bireuen yang memiliki kecerdasan, kepribadian luhur, serta penampilan yang representatif sebagai wajah daerah,” ujar Razuardi.
"Agam dan Inong yang terpilih harus menjadi teladan bagi generasi muda lainnya dalam menjaga budaya, mengembangkan ekonomi kreatif, serta membangun citra positif daerah,” harap Wabub Bireuen.
Sulthan Zaki Kurniawan mahasiswa prodi Informatika Medis anak dari pasangan Kurniawan (ayah) dan Fitria Agus Riati (ibu), mengucapkan syukur atas capaian penobatan tersebut.
"Dirinya akan terus belajar dan berusaha untuk mengeluti dunia ekonomi kreatif yang lebih spesifik lagi", ungkap Sultan Zaki penuh haru.
Sedangkan Muhammad Aizat Fachrozy mahasiswa prodi Informatika yang dinobatkan sebagai Agam Entrepreneur, mengucapkan terimakasih kepada
Seluruh dosen yang telah membimbingnya selama ini.
" Pak Aizat meraih Agam Entrepreneur Bireuen. Terimakasih Ya Pak, atas bimbingan, dukungan dan ilmunya, sehingga Aizat, berhasil meraih nilai tertinggi dan dinobatkan sebagai Agam Entrepreneur Bireuen 2026, tulis Aizat anak pasangan Sukardi (ayah) dan Eva Novianti ( ibu) melalui chat whatshap kepada salah seorang dosen Fikom pada malam tersebut.
Dekan Fakultas Ilmu komputer (Fikom) Universitas Almuslim Riyadhul Fajri, M.Kom mengucapkan syukur atas capaian yang diraih mahasiswa Fikom pada ajang bergengsi tingkat kabupaten Bireuen
Pihaknya terus mendorong mahasiswa untuk aktip dan kreatif dalam berbagai bidang, baik lingkup kampus maupun luar kampus, ucap Riyadhul Fajri.
Malam Penganugerahan dan Penobatan Agam Inong Kabupaten Bireuen 2026 tersebut berlangsung semarak dengan berbagai penampilan seni dan budaya dan dihadiri sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda Bireuen.[Zulkifli].


