Iklan

terkini

Muhammadiyah Menjadi Besar Karena Tertib Berorganisasi

Redaksi
Senin, Juni 12, 2023, 07:17 WIB Last Updated 2023-06-12T00:17:32Z
Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Aceh, Ichwanul Fitri saat membuka secara resmi Musda kelima  Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Simeuleu di Aula Serba Guna Pemkab Simeuleu,  Minggu (11/06/2023) kemarin. (Foto/ Ist)

Simeulue –  Muhammadiyah menjadi organisasi besar di lndonesia karena tertib dalam berorganisasi.  Karena itu, Musyawarah Daerah (Musda) bagi Muhammadiyah merupakan amanat organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah secara berjenjang dari tingkat pusat hingga tingkat ranting untuk menjaga konsistensi dalam menjaga kedisiplian organisasi. 

Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Aceh, Ichwanul Fitri mengatakan hal tersebut saat membuka secara resmi Musda kelima  Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Simeuleu di Aula Serba Guna Pemkab Simeuleu,  Minggu (11/06/2023) kemarin.  

“Selain itu, Musda menjadi momentum untuk meningkatkan semangat bermuhammadiyah ke arah yang lebih baik dan maju," ujarnya.  

Dia menambahkan, Kabupaten Simeulue pernah dipimpin oleh Bupati dari warga Muhammadiyah yang banyak berkontribusi untuk persyarikatan, yaitu Erly Hasyim, S.Ag., SH.,  M.Kom. 

Sementara itu, Ketua Panitia Musda Fauzan, S.Ag melaporkan,  Musda diikuti 112 peserta dari Muhammadiyah dan 70 orang unsur Aisyiyah, yaitu perwakilan Pimpinan Daerah, Pimpinan Cabang, dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Kabupaten Simeuleu.

"Furum  Musda memilih sembilan orang anggota PD Muhammadiyah Simeuleu periode 2022-2027, dari 27 calon tetap yang sudah ditetapkan oleh Panitia Pemilihan,” ujarnya. 

Pimpinan Wilayah 'Aisyiah Aceh, Dra  Nurhayati  RA dalam sambutannya  mengharapkan,  tidak boleh ada pembatasan terhadap siswa Taman Kanak_Kanak  'Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) di Kabupaten  Simeulue, karena TK ABA merupakan TK Swasta yang saat ini sudah terdaftar lebih dari 100 calon siswa.

"Dalam hal  ini, persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah tetap berkomitmen memajukan pendidikan di lndonesia, khususnya di Simeulue," kata Nurhayati.  

Ketua PD Muhammadiyah Simeulue, Darlim, S.Ag menyampaikan terima kasih atas partisipasi dan dukungan seluruh warga persyarikatan, masyarakat, dan pemerintah kabupaten yang telah memberikan bantuan selama kepengurusan PD Muhammadiyah periode 2015-2022.

Dia mengharapkan, gedung dakwah yang telah dibangun hendaknya dapat dimanfaatkan dengan baik, demikian juga perguruan Muhammadiyah yang memiliki lahan dua hektar telah berdiri lembaga pendidikan dari tingkat TK hingga aliyah, dengan jumlah siswa lebih 600 orang, perlu terus ditingkatkan.

“Semoga ini menjadi bentuk peran Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan di Simeulue," ujarnya. Sementara Pj  Bupati Simeuleu yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Sahirman, M.Si menyambut baik pelaksanaan Musda Muhammadiyah dan 'Aisyiyah.  

Pemkab Simeuleu berterima kasih kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah yang sudah ikut membantu pembinaan masyarakat. 

"Kami menyaksikan peran Muhammadiyah dan Aisyiyah yang telah membantu pemerintah dalam melakukan berbagai bentuk pembinaan, baik dalam pembinaan agama maupun pendidikan," ujarnya.

Pembukaan Musda kelima PD Muhammadiyah Kabupaten Simeuleu ditandai dengan pemukulan gong tiga kali oleh Sekretaris PW  Muhammadiyah Aceh yang disaksikan Pj  Bupati Simeuleu, Wakil Ketua PW Aisyiyah, dan seluruh tamu undangan yang hadir. [Sayed M. Husen]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Muhammadiyah Menjadi Besar Karena Tertib Berorganisasi

Terkini

Iklan