Iklan

terkini

Empat Kandidat Calon Kepala Kampung di Subulussalam Bersumpah dengan Al-Quran tak Akan Lakukan Politik Uang

Redaksi
Sabtu, September 17, 2022, 22:54 WIB Last Updated 2022-09-17T15:54:12Z
Pelaksanaan pembacaan sumpah calon kepala kampung Subulussalam Selatan, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam (Foto/Khairi)

Subulussalam - Jelang Pemilihan Kepala Kampung (Pilkam) serentak di Kota Subulussalam. Sebanyak 49 Desa melaksanakan pemilihan, pada 2 Oktober 2022 mendatang, pelaksanaan pemungutan suara, sesuai dengan tahapan yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Terkait dengan prosesi  Pilkam tersebut, empat kandidat calon kepala kampung Subulussalam Selatan, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, melaksanakan sumpah, terkait pernyataan sikap dan komitmen bersama. 

Hal ini diungkapkan Safran Kombih selaku Sekretaris Panitia Pemilihan Kepala Kampung (P2K) Subulussalam Selatan. Sabtu, (17/09/2022) kepala juangnews.com.

"Pelaksanaan pernyataan sikap, langsung kita pandu di tempat terbuka dan disaksikan ratusan masyarakat dengan cara disumpah dengan Alquran di halaman Masjid Al-Munawarah, Kampung Subulussalam Selatan," ucapnya.
 
"Alhamdulillah, empat kandidat calon bersedia hadir sesuai yang kita terima pendaftar calon dilanjutkan dengan membuat surat pernyataan sikap yang ditandatangani, oleh empat calon berdasarkan nomor urut yaitu Rahmadi, Agam, Ali Akbar dan Doni Syahputra," lanjutnya.

Tambah Safran, adapun teks yang dibacakan empat kandidat, bunyinya adalah, mereka akan dengan sungguh - sungguh tidak akan melakukan atau memberiuang atau benda lainnya, kepada masyarakat kampung Subulussalam Selatan untuk memilih mereka sebagai calon kepala kampung Subulussalam Selatan, baik itu melalui keluarga, anak - anak, famili mereka,  dan juga saudara - saudara mereka serta melalui tim sukses. [Khairi]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Empat Kandidat Calon Kepala Kampung di Subulussalam Bersumpah dengan Al-Quran tak Akan Lakukan Politik Uang

Terkini

Iklan