Iklan

terkini

Walau Baru Enam Tahun Berdiri, UNIKI Tembus Peringkat 3 PTS Terbaik Aceh

Redaksi
Jumat, Februari 13, 2026, 17:01 WIB Last Updated 2026-02-13T10:01:40Z
Malam Penganugerahan Award Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIII (LLDIKTI) yang berlangsung di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa, 10 Februari 2026. (Foto/Ist)

Laporan Hamdani dari Bireuen

Usianya belum genap satu dekade. Namun langkahnya sudah mantap menembus jajaran terbaik. Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Terbaik ke-3 di Provinsi Aceh.

Pengumuman itu disampaikan dalam malam Penganugerahan Award Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIII (LLDIKTI) yang berlangsung di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa, 10 Februari 2026. Di antara puluhan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, nama UNIKI disebut sebagai salah satu institusi dengan kinerja unggul.

Bagi sebagian orang, capaian itu mungkin sekadar angka: peringkat ketiga. Namun bagi UNIKI yang baru berusia enam tahun, penghargaan tersebut menjadi simbol kerja keras dan konsistensi membangun kampus dari nol.

Kampus Muda, Lompatan Cepat

UNIKI dikenal sebagai kampus milenial di Kabupaten Bireuen. Lingkungannya hijau, tertata rapi, dan terus berbenah. Dalam waktu relatif singkat, kampus ini berhasil membuktikan diri sebagai institusi yang serius dalam tata kelola dan peningkatan mutu.

Penilaian LLDIKTI tidaklah sederhana. Indikatornya meliputi pengelolaan akademik, kualitas sumber daya manusia, kepatuhan pelaporan kelembagaan, tata kelola institusi, kualitas layanan pendidikan, hingga komitmen terhadap peningkatan mutu dan akuntabilitas.

Masuknya UNIKI dalam tiga besar PTS terbaik di Aceh menunjukkan bahwa kampus ini tidak sekadar bertumbuh secara fisik, tetapi juga matang dalam sistem dan manajemen.

Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh civitas akademika atas dedikasi yang telah diberikan.

“Penghargaan ini adalah hasil kolaborasi kolektif antara yayasan, pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Ini bukan kerja satu dua orang, tetapi kerja bersama,” ujar Zainuddin Iba.

Menurutnya, capaian tersebut bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk melompat lebih jauh. UNIKI, kata dia, akan terus memperkuat mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Digitalisasi layanan akademik, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan sarana dan prasarana menjadi agenda prioritas ke depan.

Sinergi Yayasan dan Kampus

Di balik capaian itu, ada fondasi yang kokoh: sinergi antara yayasan dan pimpinan universitas. Pembina Yayasan Kebangsaan, Dr. H. Amiruddin Idris, mengungkapkan kebanggaan atas prestasi yang diraih UNIKI.

“Pencapaian ini hasil dari sinergi yang baik dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang sehat dan berorientasi pada mutu,” ujar Amiruddin Idris yang juga anggota DPR Aceh ini.

Ia mengingatkan agar penghargaan ini tidak disambut dengan euforia berlebihan. Sebaliknya, harus disyukuri dan dijadikan pemacu semangat untuk terus berinovasi.

“UNIKI harus mampu meningkatkan daya saing, agar ke depan sejajar dengan PTS lain, tidak hanya di tingkat regional tetapi juga nasional,” pesannya.

Komitmen yayasan, lanjutnya, akan terus diarahkan pada penguatan SDM, kelembagaan, serta penyediaan sarana prasarana pendidikan yang memadai.

Jejak Doa dan Dukungan Ulama

Perjalanan UNIKI tidak lahir dalam ruang hampa. Sejak awal pembangunan kampus yang berdampingan dengan pesantren Dayah Al Madinatuddiniyah Babussalam, dukungan ulama dan masyarakat telah mengalir.

Salah satu tokoh yang disebut berperan dalam fase awal berdirinya kampus adalah ulama kharismatik Aceh, Abu Tumin. Dukungan moral dan doa dari para ulama menjadi energi spiritual bagi lahir dan tumbuhnya UNIKI.

Menurut H. Amiruddin Idris, keberhasilan UNIKI di usia yang relatif muda tidak hanya karena kerja manajerial yang solid, tetapi juga karena restu dan doa masyarakat.

“Ini bukan hanya capaian institusi, tetapi kebanggaan masyarakat Bireuen,” tuturnya.

Menegaskan Eksistensi
Predikat PTS Terbaik ke-3 LLDIKTI Wilayah XIII Aceh semakin menegaskan eksistensi UNIKI sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada mutu, integritas, dan keberlanjutan.
Di tengah persaingan perguruan tinggi swasta yang semakin kompetitif, UNIKI memilih jalan konsistensi: membangun tata kelola yang sehat, meningkatkan kualitas layanan, dan melahirkan lulusan yang unggul serta berkarakter kebangsaan dengan landasan nilai-nilai keislaman.

Usianya memang baru enam tahun. Namun langkahnya telah jauh melampaui ekspektasi banyak pihak.

Di Bireuen, kampus muda itu kini tidak lagi sekadar dikenal sebagai “pendatang baru”. Ia telah menjelma menjadi simbol optimisme, bahwa dengan sinergi, komitmen mutu, dan dukungan masyarakat, perguruan tinggi daerah pun mampu berdiri sejajar dan bersaing. []
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Walau Baru Enam Tahun Berdiri, UNIKI Tembus Peringkat 3 PTS Terbaik Aceh

Terkini

Topik Populer

Iklan