Iklan

terkini

Mahasiswa KKM Umuslim Perkenalkan Rocket Stove di Matang Teungoh Samalanga

Redaksi
Minggu, Februari 08, 2026, 08:41 WIB Last Updated 2026-02-08T01:41:36Z
Peserta KKM berfoto  bersama dengan tim monev KKM di Gampong Matang Teungoh, Kecamatan Samalanga. (Foto/Ist).

Bireuen  -  Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tanggap Bencana Universitas Almuslim  memperkenalkan penggunaan rocket stove sebagai solusi alternatif pengelolaan sampah rumah tangga di Gampong Matang Teungoh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen.

 Program ini menjadi bagian dari upaya pengabdian masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang berdampak pada kondisi lingkungan dan sanitasi desa.

Berdasarkan hasil observasi lapangan, mahasiswa KKM menemukan bahwa sebagian besar sampah rumah tangga di Matang Teungoh masih dikelola dengan cara pembakaran terbuka. 

Praktik tersebut dinilai praktis oleh warga, namun berpotensi menimbulkan masalah lingkungan, seperti asap pekat, bau tidak sedap, dan gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKM merancang dan memperkenalkan rocket stove, yaitu tungku pembakaran sederhana dengan desain aliran udara yang lebih efisien.

 Teknologi ini memungkinkan proses pembakaran berlangsung lebih sempurna sehingga menghasilkan asap yang lebih sedikit dibandingkan pembakaran terbuka.

“Rocket stove dipilih karena mudah dibuat, menggunakan bahan lokal, dan relatif murah. Kami ingin menawarkan solusi yang realistis dan bisa diterapkan oleh masyarakat,” ujar salah seorang mahasiswa Prodi Teknik Sipil kepada Dr. Muhammad Yanis, MT, saat melakukan Monev, Sabtu (7/2/2026).


"Selain dampak teknis, program ini juga memberikan efek edukatif, masyarakat diajak memahami bahwa pengelolaan sampah bukan semata persoalan membuang atau membakar, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.

 Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran untuk menerapkan pengetahuan akademik dalam konteks nyata di masyarakat, " pungkas Muhammad Yanis.

Pelaksanaan program diawali dengan penyuluhan kepada warga mengenai dampak negatif pembakaran terbuka dan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

 Setelah itu, mahasiswa bersama warga secara gotong royong membuat rocket stove menggunakan bahan sederhana seperti, bata, dan semen.

Mahasiswa KKM menilai bahwa rocket stove bukan solusi tunggal atas persoalan sampah, namun dapat menjadi langkah awal menuju perubahan perilaku masyarakat. 

Dengan pendampingan lanjutan, teknologi ini berpotensi dikombinasikan dengan edukasi pemilahan sampah dan pengurangan limbah rumah tangga. 

Keterlibatan mahasiswa lintas program studi juga memperkuat pelaksanaan KKM secara menyeluruh.

 Mahasiswa dari program studi lain diarahkan untuk fokus pada kegiatan pemulihan sosial pascabencana, mulai dari perbaikan lingkungan, edukasi anak-anak, penguatan kapasitas sosial masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi sederhana berbasis rumah tangga.[Zulkifli].
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mahasiswa KKM Umuslim Perkenalkan Rocket Stove di Matang Teungoh Samalanga

Terkini

Topik Populer

Iklan