Laporan: Hamdani
Keluarga menunggu. Jam demi jam berlalu. Hari berganti hari. Namun, kabar itu tak kunjung datang.
“Biasanya dia tidak pernah pergi lama tanpa memberi tahu,” ujar Izarwani, kakak kandung Ruslan, dengan suara pelan. Wajahnya tampak lelah, namun matanya masih menyimpan harapan, saat menemui media ini pada Kamis, 5 Februari 2026 sore.
Pergi Tanpa Pesan
Ruslan terakhir terlihat keluar rumah sekitar pukul 20.00 WIB. Tidak ada pertengkaran. Tidak pula tanda-tanda akan pergi jauh. Namun malam itu menjadi awal dari kecemasan panjang keluarga.
Sejumlah warga sempat menyebutkan bahwa Ruslan pernah terlihat di kawasan Lhokseumawe. Informasi itu menjadi satu-satunya petunjuk yang dipegang keluarga, meski belum bisa dipastikan kebenarannya.
“Adik kami memang sedang kurang sehat secara kejiwaan. Karena itu kami sangat khawatir,” kata Izarwani.
Laporan Resmi ke Polisi
Upaya pencarian pun dilakukan. Keluarga mendatangi kantor Kepolisian Resor Bireuen dan secara resmi melaporkan kehilangan tersebut. Dalam surat tanda laporan orang hilang yang diterbitkan Polres Bireuen pada Kamis, 5 Februari 2026, disebutkan bahwa Ruslan telah meninggalkan rumah sejak 3 Februari 2026 dan hingga kini belum kembali serta terputus komunikasi dengan keluarga.
Ruslan memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 165 sentimeter, berkulit sawo matang, berambut pendek, dan bermata bulat. Saat terakhir pergi, ia mengenakan pakaian santai.
Polisi mengimbau masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Ruslan agar segera menghubungi pihak keluarga atau kantor polisi terdekat.
Menunggu dengan Doa
Di rumah, suasana terasa hening. Setiap derap langkah di depan pagar membuat keluarga berharap itu adalah Ruslan yang pulang. Namun harapan itu kembali tertahan.
“Kami hanya ingin dia kembali. Selamat. Itu saja,” ucap Izarwani sambil menahan air mata.
Keluarga berharap kepedulian masyarakat dapat menjadi jalan pulang bagi Ruslan. Sekecil apa pun informasi, bagi mereka, adalah cahaya di tengah kecemasan.
Bagi masyarakat yang mengetahui atau menjumpai Ruslan, dimohon untuk menghubungi pihak keluarga di nomor 0852-6044-4941 atau menghubungi Call Center Kepolisian 110.
Di antara doa-doa yang tak putus, keluarga Ruslan masih menunggu, dengan sabar, dengan harap, dan dengan cinta.[]


