Iklan

terkini

Pendamping SMK-PK dari PNL Selenggarakan FGD penyelarasan Kurikulum dengan Dudika di SMK Negeri 1 Al-Mubarkeya

Redaksi
Sabtu, November 13, 2021, 11:36 WIB Last Updated 2021-11-13T13:21:43Z
Kegiatan FGD Penyelarasan Kurikulum di SMK Negeri 1 Al-Mubarkeya (Foto/Hamdani)

Aceh Besar - Dalam rangkaian tugas program pendampingan Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK-PK), Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) pada Sabtu, (13/11/2021) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) penyelerasan Kurikulum Operasional Sekolah (KOS) dengan Dunia Industri Dunia Kerja (DUDIKA) di SMK Negeri 1 Al-Mubarkeya, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan yang berlangsung sehari itu mengusung tema, Penyelerasan Kurikulum Operasional Sekolah SMK Pusat Keunggulan dengan Dudika Pendampingan Implementasi Kurikulum Paradigma Baru,"

Pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan itu adalah dosen UIN Ar-Raniry Fitriani Qismullah, ST.,M.U.P.  Akademisi UIN Ar-Raniry ini memaparkan tentang materi Design Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB).

"Pelaksanaan adalah proses untuk mengimplentadi desain yang sudah dirancang di awal. Selanjutnya dilanjutkan dalam pengawasan," kata Fitri.

Sementara pemateri lainnya yang dihadirkan dari Dudika Fauzi memaparkan pengalamannya di engginer.

Drs. Dahliati, M.Pd yang merupakan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Al-Mubarkeya kepada juangnews.com mengatakan peserta dalam kegiatan itu adalah Dudika yang selama ini menjadi mitra dari sekolah yang ia pimpin.

"Sengaja pihak Dudika  yang selama ini menjadi mitra kami undang, sehingga kurikulum yang KOS yang kami susuan bisa selaras dengan kebutuhan industri," kata Dahliati 

Sementara itu Ir. Azwar Yunus, ST.,M.Sc yang merupakan ketua koordinator Pendamping SMK PK PNL mengatakan bahwa tugas pendampingan SMK yang mereka lakukan adalah tugas dari pemerintah.

"Kami dari PNL ini adalah pendamping yang ditunjuk oleh pemerintah, dalam hal ini SK kami langsung dari kementerian," kata pria kelahiran Kecamatan Sawang Aceh Utara ini.

Azwar mengatakan, di Aceh adalah 11 sekolah SMK yang mendapat pembiayaan dari pemerintah sebagai SMK unggul.

"Ada 11 SMK unggul di Aceh, yang menjadi tugas kami ada empat SMK. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengubah mindset, terutama kepala sekolah, supaya target akhirnya adalah, bagaimana lulusan SMK bisa bekerja atau melanjutkan," ungkap magister teknik mesin lulusan Belanda ini 

"Hari ini yang ingin kita lakukan adalah untuk menyelaraskan kurikulum, dimana nantinya kurikulum yang digodok di SMK harus sesuai dengan kebutuhan industri. Jadi nantinya kurikulum benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri," pungkasnya. [Hamdani]

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pendamping SMK-PK dari PNL Selenggarakan FGD penyelarasan Kurikulum dengan Dudika di SMK Negeri 1 Al-Mubarkeya

Terkini

Iklan