Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. (Foto/Ist)
Banda Aceh — Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd, yang selama ini dikenal sebagai guru di SMKN 1 Jeunieb, resmi dilantik sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Aceh Wilayah Kabupaten Bireuen, menggantikan Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd.
Pelantikan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir atas nama Gubernur Aceh, di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (12/5/2026) kemarin.
Sementara itu, Abdul Hamid dimutasi sebagai Kepala Bagian Kajian Strategis, Risalah dan Persidangan Sekretariat Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.
Muhajir menjadi salah satu pejabat yang mencuri perhatian dalam pelantikan tersebut. Selain masih aktif mengajar, ia juga merupakan kandidat doktor di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia. Menariknya, Muhajir dipercaya memimpin Kacabdin Bireuen meski belum pernah menjabat kepala sekolah.
Penunjukan tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam memberikan ruang kepada generasi muda yang kompeten di bidang pendidikan untuk tampil memimpin.
Usai pelantikan, Muhajir mengaku terharu dan bersyukur atas amanah yang dipercayakan kepadanya.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Kacabdin Aceh Wilayah Kabupaten Bireuen,” ujar Muhajir.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga serta rekan-rekan guru di SMKN 1 Jeunieb dan sahabat-sahabatnya yang selama ini terus memberikan dukungan.
“Terima kasih kepada keluarga, rekan-rekan guru di SMKN 1 Jeunieb, dan seluruh sahabat yang selalu mensupport saya selama ini. Dukungan mereka menjadi kekuatan besar bagi saya untuk menjalankan amanah ini,” katanya.
Dalam sambutannya, Sekda Aceh M. Nasir menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik diharapkan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Mengucapkan puji syukur kehadirat Allah Yang Maha Kuasa atas rahmat dan taufiknya, maka pada hari ini Selasa, tanggal 12 Mei 2026, saya Sekretaris Daerah atas nama Gubernur Aceh dengan resmi melantik saudara-saudari sebagai Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional pada Pemerintah Aceh,” kata M. Nasir.
Sekda Aceh juga menyampaikan keyakinannya bahwa para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja maksimal sesuai amanah jabatan.
“Saya percaya bahwa saudara-saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” ujarnya.
Pelantikan tersebut turut melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 120 pejabat struktural yang menempati berbagai posisi strategis di lingkungan Pemerintah Aceh, mulai dari Sekretaris Dinas (Sekdis), Kepala UPTD, Kepala Bidang (Kabid), Kepala Bagian, hingga Kepala Seksi (Kasi) pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).
Acara pelantikan juga dihadiri sejumlah Kepala SKPA, para Asisten Setda Aceh, serta ASN dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Aceh. [Hamdani]


