Iklan

terkini

Mahasiswa FT Umuslim Ikuti Bimtek Validasi Data Kerusakan Rumah Terdampak Banjir

Redaksi
Rabu, Januari 21, 2026, 19:35 WIB Last Updated 2026-01-21T12:35:40Z
Peserta Bimtek pendataan rumah dampak banjir yang digelar BPBD Bireuen foto bersama. (Foto/Ist).


Bireuen - Sebanyak 33 mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Almuslim yang dilibatkan sebagai Relawan BPBD untuk pendataan rumah dampak banjir  mengikuti Bimbingan Teknis ( Bimtek), bertempat, di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Bireuen. Senin, (19 Januari 2026).

Kegiatan Bimtek ini merupakan salah satu program BPBD Kabupaten Bireuen untuk proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bireuen.

Mahasiswa dilibatkan untuk memperkuat melalui tahapan verifikasi dan validasi data kerusakan rumah warga terdampak.

 Pada tahap ini, sejumlah 33 mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Almuslim dilibatkan sebagai Relawan BPBD Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam tim survei kerusakan rumah.

Keterlibatan mahasiswa  bertujuan memvalidasi data pendataan awal, memastikan tingkat kerusakan rumah tercatat secara akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis. 

Proses validasi menjadi langkah penting untuk mencegah kekeliruan penetapan penerima bantuan serta menjamin keadilan bagi masyarakat terdampak.

Masyarakat yang belum tercantum dalam pendataan awal diimbau untuk segera melaporkan kondisi rumah melalui aparatur gampong setempat agar kondisi riil di lapangan dapat terakomodasi dalam data resmi hasil verifikasi.

Dalam pelaksanaannya, tim survei melakukan pengecekan lapangan dan mengklasifikasikan tingkat kerusakan rumah ke dalam empat kategori, yaitu Rusak Ringan (RR), Rusak Sedang (RS), Rusak Berat (RB), dan Rumah Hilang (RH).

 Klasifikasi tersebut menjadi dasar pengusulan bentuk bantuan dan skema penanganan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) Dr. Muhammad Yanis,  melalui Wakil Dekan III FT, Ir. Richard Mareno, di sela-sela kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pembekalan Tim Survei menjelaskan keterlibatan mahasiswa FT dinilai tidak hanya membantu percepatan proses validasi data, tetapi juga menghadirkan pendekatan keilmuan teknik dalam menilai kondisi bangunan pascabencana.

 Ketelitian pengamatan, dokumentasi teknis, dan pencatatan lapangan menjadi aspek penting untuk meminimalkan perbedaan antara data awal dan hasil verifikasi akhir, ujar M.Yanis.

 Selain itu Dekan FT juga menegaskan partisipasi mahasiswa merupakan bagian dari pembelajaran nyata tentang tanggung jawab profesi teknik kepada masyarakat.

“Mahasiswa teknik harus mengedepankan integritas, kejujuran data, dan pendekatan ilmiah di lapangan. Data yang dicatat hari ini akan berdampak langsung pada keadilan bantuan yang diterima masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga berperan dalam membentuk karakter calon insinyur agar memiliki kepekaan sosial dan nilai kemanusiaan, sejalan dengan kompetensi keilmuan yang dimiliki. 

Pada kesempatan tersebut Dekan FT mengharapkan kepada mahasiswa untuk  menjaga objektivitas dan profesionalisme selama proses validasi data berlangsung.


Kita harapkan melalui sinergi antara relawan mahasiswa, aparatur gampong, dan BPBD Kabupaten Bireuen, proses validasi kerusakan rumah diharapkan menghasilkan data yang valid, transparan, dan kredibel. 

Sehingga data tersebut menjadi dasar penting dalam perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi, sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana, harap Dekan Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) Dr. Muhammad Yanis,MT.[Zulkifli].
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mahasiswa FT Umuslim Ikuti Bimtek Validasi Data Kerusakan Rumah Terdampak Banjir

Terkini

Topik Populer

Iklan