Iklan

terkini

[Opini] MTQ Aceh ke-36 Membentuk Kesalehan Sosial dan Modal Utama Masyarakat Al-Quran

Redaksi
Minggu, November 26, 2023, 20:48 WIB Last Updated 2023-11-26T13:49:06Z
Oleh: Dr. Emi Yasir, Lc., MA., CPM*)

"Dasar utama penyelenggraan MTQ untuk meningkatkan gairah umat Islam..."

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-36 tahun 2023 dilaksanakan di Kabupaten Simeulue atau lebih dikenal dengan Sinabang, 26 November - 2 Desember 2023. MTQ adalah kegiatan monumental yang sudah menyejarah di Indonesia, mari kita merawat dan menjaganya, baik pelaksanaan maupun mutunya. 

Pelaksanaan MTQ diwujudkan dalam cabang-cabang musabaqah, yaitu tilawah Al-Qur’an, qira’at Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, kaligrafi Al-Qur’an, dan karya tulis ilmiah Al-Qur’an. 

Dasar utama penyelenggraan MTQ untuk meningkatkan gairah umat Islam, khususnya generasi muda Islam masyarakat Aceh agar senantiasa membaca, menelaah, memahami, dan mengamalkan kandungan isi Al-Qur’an. 

Keseriusan masyarakat dan pemerintah dalam merespon dan melaksanakan MTQ dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan dan peningkatan. 

Hal ini dapat dibuktikan dengan terus bermunculan usulan penambahan cabang maupun golongan yang dimusabaqahkan dan juga semakin banyaknya jumlah peserta utusan daerah yang berpartisipasi. 

Oleh karena itu, aspek-aspek yang bertujuan ke arah tersebut dimusabaqahkan dalam kegiatan MTQ, seperti membaca, menghafal, menulis, memahami, menafsirkan dan menyampaikan tuntunan Al-Qur’an, baik dengan lisan maupun tulisan. 

MTQ tidak semata-mata wahana untuk berlatih dan berlomba dalam memperdengankan bacaan Al Quran, tetapi ajang ini harus menjadi spririt bagi umat dalam mewujudkan perubahan kehidupan ke arah yang lebih baik dari masa ke masa, jalan untuk mengedukasi umat untuk semakin mencintai dan membumikan Al Quran, meningkatkan kesadaran dalam beragama yang lebih humanis dan terbuka atau dapat dikatakan membentuk karakter kesalehan sosial. 

Ibadah sosial adalah ibadah yang berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan manusia lainnya dalam kehidupan sosial. Hubungan manusia dengan manusia lainnya ini yang kemudian dalam al-Qur’an disebut dengan hablul minannas. (QS. Ali Imran: 112). 

Penyelenggaraan MTQ merupakan wujud keinginan kuat membumikan ajaran Al-Quran dan menegakkan syiar Islam untuk memperkokoh nilai-nilai agama dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat dan berbangsa. 

Al-Quran berisi nilai-nilai luhur universal yang sejalan dengan fitrah manusia yang adil. Al-Quran juga mengajak semua manusia bekerjasama dalam ketakwaan dan kebaikan. Di samping itu, melalui MTQ upaya kongkrit sebagai media dakwah yang sangat efektif dalam memasyarakatkan Al-Qur’an di Indonesia khususnya di Aceh. 

Melalui kegiatan MTQ Aceh 2023 ini dapat meningkatkan kesadaran beragama umat Islam dan kerukunan antar umat beragama dalam bingkai syariat Islam di Aceh yang harus kita pelihara di setiap jengkal wilayah Republik Indonesia.  

Pemahaman keislaman yang baik tidak hanya memperkuat jati diri seorang muslim, tetapi juga memperkokoh semangat ukhuwah seperti diajarkan oleh Rasulullah saw, yaitu baik ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwah insaniyah.

Kita berharap, semua kafilah peserta agar motivasi menjadi juara tidak mengaburkan tujuan utama MTQ, yaitu menjungjung tinggi dan memuliakan kitab suci Al-Quran yang merupakan wahyu Allah sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan semesta alam. 

Supaya mendapat petunjuk dan rahmat Allah Swt, umat Islam wajib menjadikan Al-Quran sebagai sumber kehidupan dan bacaan harian. Inilah yang lebih utama pasca suksesmnya MTQ nantinya.   

Editor: Sayed M. Husen

*) Penulis adalah Wakil Ketua STISNU Aceh dan Pimpinan Dayah Madrasatul Qur’an
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • [Opini] MTQ Aceh ke-36 Membentuk Kesalehan Sosial dan Modal Utama Masyarakat Al-Quran

Terkini

Topik Populer

Iklan