Iklan

terkini

Bappeda Gayo Lues Gelar Rakor Hak Kesehatan Masyarakat

Redaksi
Selasa, Maret 07, 2023, 20:20 WIB Last Updated 2023-03-07T13:20:32Z
Bappeda Gayo Lues saat menggelar Rakor Hak Kesehatan Masyarakat (Foto/ Ist)

Gayo Lues – Bappeda Kabupaten Gayo Lues menyelenggrakan Rapat Koordinasi (Rakor) Hak Kesehatan Masyarakat yang berkaitan dengan stunting, pernikahan dini dan kesehatan reproduksi di Aula Bappeda Kabupaten Gayo Lues, yang dibuka oleh Plt Sekda Ir. Bambang Waluyo,  Senin, (06/03/2023) kemarin. 

“Forum Rakor menghadirkan peserta lintas SKPK yang terkait pengentasan stunting, Forum Anak, dan  Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Aceh yang pernah mendampingi program pengentasan stunting terintegrasi di Gayo Lues tahun 2021,” kata Bambang. 

Dia menambahkan, secara historis keberhasilan Gayo Lues menurunkan angka stunting berkat kerja sama dan sinergisitas seluruh pihak. Untuk itu, dia meminta  tiap-tiap instansi memperhatikan penggunaan personil lebih efisien dan efektif. 

“Dalam mengatasi persoalan ini, kita harus kerja keras, kerja cerdas, dan kolaboratif. Personil yang diterjunkan juga harus sesuai porsi, supaya tugas dan pekerjaannya jelas,” ujarnya.  

Menurut Bambang, keberadaan lembaga seperti Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Aceh cukup membantu kerja pemerintah kabupaten dalam upaya pencegahan stunting, sebab intervensi kepada kelompok usia muda sebagai generasi penerus bangsa, sudah seharusnya mendapatkan eduksi pentingnya gizi seimbang dan pengenalan hak kesehatan seksual dan reproduksi. 

Sementara itu, Kepala Bappeda Gayo Lues, Jata, SE, MM menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berhasil menurunkan angka prevalensi stunting 8% pada tahun 2021. Selanjutnya tahun 2023, kembali memperkuat aksi pengentasan stunting terintegrasi, sebab masih ada empat kecamatan lokus stunting, yaitu Kecamatan Dabun Gelang, Kecamatan Pining, Kecamatan Pantan Cuaca, dan Kecamatan Terangun. 

“Untuk itu, perlu pemetaan kegiatan lintas sektor dalam percepatan pencegahan dan penanganan stunting tingkat kabupaten,” ujarnya. 

Menanggapi perkembangan kegiatan yang disampaikan oleh lintas sektor, Jata menyatakan, bahwa dengan kerja kolaboratif dan terintegrasi, impian mewujudkan generasi berkualitas akan tercapai. Beberapa kendala akan diselesaikan dalam tim yang telah terbentuk. Selain itu, perlu terus diperkuat koordinasi dan inovasi daerah. [Sayed M. Husen]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bappeda Gayo Lues Gelar Rakor Hak Kesehatan Masyarakat

Terkini

Topik Populer

Iklan