Iklan

terkini

Puluhan Perempuan di Agara ikut Pendidikan Politik

Redaksi
Selasa, Oktober 18, 2022, 19:15 WIB Last Updated 2022-10-18T12:15:09Z
Puluhan perempuan kandidat caleg di Aceh Tenggara ikuti pendidikan politik (Foto/JuangNews)

Aceh Tenggara - Puluhan perempuan kandidat caleg Pemilu 2024 Aceh Tenggara (Agara) mengikuti pendidikan politik, kegiatan tersebut berlangsung di aula SMK 1 Kutacane dan opprom Setdakab setempat.

Panitia Drs.Arsyi, M.Si yang juga Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Provinsi Aceh, kepada media ini mengatakan, kegiatan dibuka Asisten 1 Setdakab Agara Mohd Ridwan, SE.,MSi mewakili PJ Bupati, pada Selasa, (18/10/2022).

Arsyi menambahkan kegiatan tersebut diikuti 85  peserta, yang terdiri pemilih pemula dari sekolah menengah umum dan partai politik.

"Kegiatan ini dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Aceh dalam  rangkaian program kegiatan pendidikan politik masyarakat di sejumlah kabupaten/kota di Aceh dalam rangka mensukseskan Pemilu Serentak 2024," kata Arsyi.

"Kegiatan bertema Pendidikan Politik menjadi Pondasi Dasar dalam Mensukseskan Pesta Demokrasi Tahun 2024”, tambah Arsyi.

Kegiatan meliputi sosialisasi  penyelenggaraan  Pemilu bagi pemilih pemula, Pendidikan politik bagi kandidat Caleg perempuan pada  Pemilu 2024.

Menurut Arsyi, kegiatan ini dibiayai dari  DPA-SKPA Badan Kesatuan Bangsa dan Politik  Aceh Tahun Anggaran 2022.

"Tujuan pelaksanaan untuk meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban masyarakat untuk  meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak dan kewajiban dalam keikutsertaan berpartidipasi di bidang politik," jelas Arsyi.

"Sehingga menjadi pondasi dasar dalam berdemokrasi  guna membangun  kesadran politik masyarakat terutama bagi masyarakat Agara," lanjutnya.

Pj Bupati diwakili Asisten 1 Setdakab Agara Mohd Ridwan, pada kesempatan tersebut menyampaikan bangsa yang demokratis sudah cukup lama menjadi harapan besar
masyarakat Indonesia.

"Proses pencapaian demokrasi itu sendiri membutuhkan partisipasi politik yang otonom dari pada  warga negara Indonesia. Partisipasi politik yang otonom ini hanya dapat dilakukan apabila warga negara memiliki wawasan negara serta pengetahuan politik," katanya.

Tambah Mohd. Ridwan, guna menumbuhkan atau meningkatkan hal tersebut dibutuhkan sebuah tindakan yang mampu menjadi pilar atau pondasi bagi proses demokrasi yaitu dengan cara melakukan pendidikan politik yang baik dan benar.

"Dalam pelaksanaan pendidikan politik, selain dapat dilakukan oleh pemerintah melalui lembaga pendidikan formal yang ada juga dapat dilaksanakan secara non formal oleh organisasi masyarakat sipil," paparnya.

Tambah Mohd. Ridwan, ritme dan dinamika politik akan terus berubah mengikuti arus perkembangan zaman,  jelasnya. Tidak bisa dipungkiri selama masih ada peradaban juga ada sistem politik yang membutuhkan sosialisa  guna melancarakan berjalannya sistem politik di suatu negara.

"Sosialisasi politik diperlukan untuk memelihara dan mempertahankan kebudayaan politik yang dimiliki suatu bangsa. Sistem politik  mengharuskan negara dan pemerintah untuk melibatkan rakyat dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan dan kejudupan politik bangsa dan negara," ungkapnya.

Informasi yang diterima media ini, yang menjadi narasumber  kegiatan ini yaitu, Drs. Syakir, MSi, PJ Bupati Agara yang diwakiki Asisten 1 Mohd Ridwan, SE.,MSi, Rahmad, S.Sos., M. AP yang merupakan Dekan  FISIP Umuslim. 

Selanjutnya Zulkifli, M.Kom yang merupakan Dosen Fikom Umuslim Bireuen, Dra. Zahara, MPd  Dekan FKIP Uniki Bireuen dan juga Drs. Arsyi, M.Si Kabid Politik Dalam Negeri  Kesbangpol Aceh.  [Hamdani]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Puluhan Perempuan di Agara ikut Pendidikan Politik

Terkini

Iklan