Iklan

terkini

[Opini] Jangan Kehilangan Fokus

Redaksi
Jumat, September 30, 2022, 11:06 WIB Last Updated 2022-09-30T04:07:41Z
Bendera setengah tiang memperingati peristiwa G30S/ PKI (Foto/Hamdani)

Oleh: Hamdani, SE.,MSM
Email: hamdani@pnl.ac.id

Melihat foto di atas, apa yang menjadi fokus Anda? Gedung atau bendera setengah tiang?

Ada kawan saya yang saya kirimi foto ini, dia menanyakan, "kenapa benderanya setengah tiang?"

"Jangan lupakan sejarah," jawab saya.

"Hari ini adalah peringatan G30S/PKI, makanya bendera dikibarkan setengah tiang," lanjut saya.

Anak muda, tetap fokus. Jangan lupakan sejarah!

Ya, jangan lupakan sejarah. Bahwa hari ini 57 tahun silam, ada peristiwa kelam yang menoreh luka dalam sejarah bangsa yang baru berusia 77 tahun ini, yakni peristiwa Gerakan 30 September 1965 Partai Komunis Indonesia atau disingkat G30S/PKI. 

Begitulah, kita jangan pernah kehilangan fokus. Kata Bapak Bangsa Bung Karno Jas Merah (Jangan sekali-sekali melupakan sejarah).

Sekedar mengingatkan, bahwa peristiwa G30S/PKI itu telah meninggalkan kisah kelam buat bangsa ini. Enam jenderal harus kehilangan nyawanya di tangan PKI.

Wahai generasi muda, tahukan Anda, bahwa G30S/PKI merupakan gerakan yang memiliki tujuan untuk menggulingkan kekuasaan Presiden Soekarno, juga bertujuan mengubah ideologi bangsa Indonesia dengan sistem komunis.

Begitulah, karena Allah tak berkehendak, gerakan tersebut gagal total. Gerakan yang dipimpin DN Aidit yang merupakan Ketua Partai Komunis Indonesia berhasil dilumpuhkan.

Pasca gagalnya gerakan PKI itu, Soekarno memerintahkan Mayor Jenderal Soeharto untuk membersihkan semua unsur pemerintahan dari pengaruh PKI.

DN Aidit pun berhasil diberengus, semua unsur PKI dilumpuhkan. Ada satu juta anggota pendukung PKI menjadi korban pembunuhan dan ratusan ribu lainnya diasingkan dalam kamp konsentrasi.

Mudah-mudahan tetap waspada terhadap bahaya laten komunis, jangan lupakan sejarah, dan jangan kehilangan fokus. Terutama anak-anak muda. []

Penulis adalah wartawan dan akademisi, pemerhati masalah sosial dan penikmat seni
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • [Opini] Jangan Kehilangan Fokus

Terkini

Topik Populer

Iklan