Iklan

terkini

Mubes dan Kisah "Palu Ajaib"

Redaksi
Kamis, Mei 19, 2022, 19:51 WIB Last Updated 2022-05-19T13:21:27Z
Saya (memakai baju putih) bersama rekan-rekan pimpinan sidang sementara lainnya (Foto/Dok)

Oleh: Hamdani, SE.,M.S.M

Sudah tiga kali Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Almuslim (IKA-Umuslim) saya dipercayakan menjadi salah seorang pimpinan sidang sementara, dan berkesempatan memegang palu sidang dalam mubes.

Saya katakan, ini adalah "palu ajaib", kenapa palu ajaib? Karena kalau palu sudah diketuk oleh pimpinan sidang, maka siapapun tak boleh membantah lagi, tak ada lagi interupsi, tak ada lagi perdebatan. Stop!

Kan ajaib ini? Maka saya bersyukur dan merasa terhormat mendapat kepercayaan itu, baik di Mubes IKA-Umuslim pertama tahun 2012, maupun pada Mubes ke-II tahun 2016, serta pada Mubes ke-III yang berlangsung hari ini Kamis, 19 Mei 2022. 

Banyak romantikan dan dinamika yang muncul selama Mubes IKA-Umuslim ke-III ini, terutama perdebatan panjang dan adu argumen mengenai harus adanya Ketua Umum dan Ketua Harian. Karena untuk memutuskan itu, terpaksa sidang pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (Ad/Art) sidang harus diskor 1 jam, sekalian untuk makan siang dan salat dhuhur. 

Tapi usai dilanjutkan, toh pembahasan tentang ketua umum dan ketua harian tak juga tuntas, tarik ulur dua kepentingan besar tetap mengemuka, sampai akhirnya diputuskan melalui voting, yang mengakomodir adanya Ketua Umum dalam struktur organisasi IKA-Umuslim ke depan. Sah! Dan pengesahan itu, tetap dengan ketuk "palu ajaib" tadi. Begitulah.

Akhirnya setelah proses itu selesai, muncul dua orang yang dicalonkan dari sebelumnya mengemuka 5 orang calon, yakni Dr. M. Danil, S. Pd., M.Pd yang saat ini merupakan dosen Umuslim dan Ilham Akbar, ST yang saat ini adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Melalui voting tertutup, akhirnya Anggota Komisi VI yang membidangi masalah pendidikan di DPRA ini terpilih menjadi Ketua Umum IKA-Umuslim periode 2022-2026, mengungguli Dr. M. Danil. Sah! Kembali pengesahan itu dengan cara ketok "palu ajaib".

Begitulah sekilas aroma Mubes kali ini, tentu banyak dinamika yang berkembang, dari mulai panitia yang hebat yang digawangi Rahmadsyah Harahap, S.Sos, sampai makan kuah beulangong hasil olahan Safrizal yang luar biasa. Mudah-mudahan, kemesraan ini jangan cepat berlalu. Berjayalah alumni Umuslim. []

Penulis adalah alumni Fakultas Ekonomi Umuslim, saat ini adalah dosen di Politeknik Negeri Lhokseumawe dan juga seorang wartawan.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mubes dan Kisah "Palu Ajaib"

Terkini

Iklan