Iklan

terkini

Lahan Boleh Tandus, Kantong Petani Harus Selalu Terelus

Redaksi
Selasa, November 23, 2021, 18:13 WIB Last Updated 2021-11-23T11:13:49Z
Dosen Unimal yang melaksanakan kegiatan PKM (Foto/Ist)
 
Aceh Utara - Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Malikussaleh (FKIP-Unimal) melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk memenuhi  salah satu kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

Kegiatan pengabdian ini diungkapkan oleh Ketua Tim Dosen Pengabdian Unimal Fakhrah, M.Pd, didampingi anggota PKM yang terdiri dari, Nanda Novita, M.Si, Ratna Unaida, M.Pd dan Riska Imanda, M.Pd pada juangnews.com Selasa, (23/11/2021).

Fakhrah mengatakan kegiatan pengabdian tersebut dilaksanakan di Desa Paloh Gadeng dengan program merancang perangkat drip irrigation pada tanaman warga desa. 

"Adapun yang melatarbelakangi pelaksanaan kegiatan ini yakni lahan pertanian milik warga berada di atas area perbukitan sehingga pasokan air di area penanaman sangat kurang," kata Fakhrah.

"Jadi prinsipnya lahan warga  boleh tandus, tetapi kantong petani harus selalu terelus," lanjutnya.

Fakhrah mengatakan kegiatan ini dilakukan selama tiga bulan terhitung sejak 6 September 2021 sampai 8 November 2021. 

"Kegiatan ini diawali dengan memberikan sosialisasi kepada warga terkait dengan rancangan drip irrigation sebagai solusi bagi petani untuk memenuhi kebutuhan air bagi tanamannya," ungkap Fakhrah.

"Prinsip kerja perangkat drip irrigation yang sudah dirancang yaitu menghubungkan aliran air dari wadah penampungan air menuju seluruh titik tanam tanaman warga. Lalu wadah penampungan diisi air sampai penuh, kemudian diatur aliran air menuju tanaman melalui stopkran drip," lanjutnya.

Tambah Fakhrah, evaluasi dilakukan untuk meninjau kinerja perangkat drip irrigation, proses pengaturan tetesan airnya, dan juga kepuasan dari para warga terhadap pemakaian perangkat drip irrigation tersebut. 

"Hasil evaluasi menunjukkan rancangan drip irrigation yang dibuat sangat efektif untuk digunakan oleh para petani yang lahan penanamannya di area perbukitan yang kering," pungkas Fakhrah.

Abdul Hadi yang merupakan salah satu petani yang menjadi peserta dalam kegiatan PKM pada media ini mengatakan  bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat.

“Rancangan drip irrigation yang diperkenalkan ini sangat bermanfaat bagi kami, selain membantu dalam hal penyediaan air juga membantu menghemat tenaga kami karena tidak harus disirami selalu,” ujar Abdul Hadi.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Lahan Boleh Tandus, Kantong Petani Harus Selalu Terelus

Terkini

Topik Populer

Iklan