Iklan

terkini

Dosen Unimal Lakukan PKM Manfaatkan Limbah Kayu Menjadi Produk yang Fungsional

Redaksi
Selasa, November 23, 2021, 19:24 WIB Last Updated 2021-11-23T12:24:55Z
Kegiatan pemanfaat limbah kayu menjadi produk yang fungsional (Foto/Ist)

Aceh Utara - Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah salah satu kewajiban dosen untuk memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hal ini diungkapkan salah seorang dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh (Unimal) pada juangnews.com Selasa, (23/11/2021).

Kegiatan PKM ini dilakukan dosen FKIP Unimal itu melalui kegiatan memanfaatkan limbah kayu sisa usaha meubel menjadi produk yang fungsional sehingga dapat menambah ekonomi masyarakat khususnya masyarakat Desa Ulee Reuleung.

"PKM yang kami laksanakan ini bertujuan untuk mengurangi limbah kayu yang selama ini terbuang begitu saja, selain itu juga dapat mengembangkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan limbah kayu menjadi produk yang fungsional," kata Ratna Unaida.

Menurut Ratna Unaida selaku ketua PKM, kegiatan ini dilakukan untuk pengurangan limbah kayu secara bertahap demi kelangsungan alam dan bumi untuk menjaga keasriannya.

“Sehingga diharapkan masyarakat di Desa Ulee Reuleung dapat memanfaatkan limbah tersebut dan menjadi nilai ekonomi bagi mereka” jelasnya.

Terang Ratna Unaida, kegiatan ini dilaksanakan selama kurun waktu tiga bulan, mulai awal bulan September hingga akhir November 2021 di gudang interior milik Mahyudanil Alghifari. 

"Implementasi kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan teknik sosialisasi pemanfaatan limbah kayu, workshop pemanfaatan limbah kayu menjadi produk yang fungsional, serta pelatihan dan pendampingan wirausaha home industry melalui digital marketing," terang Ratna Unaida.

Menurut Ratnai Unaida, kegiatan sosialisasi dilakukan untuk mengubah mindset masyarakat untuk dapat memanfaatkan limbah kayu menjadi produk yang bernilai jual. 

"Workshop pemanfaatan limbah dilakukan untuk melatih keterampilan masyarakat untuk mengubah limbah kayu menjadi suatu produk yang menarik sehingga memiliki nilai jual," ujar Ratna Unaida.

"Pelatihan dan pendampingan wirausaha melalui digital marketing dilakukan dengan membina masyarakat untuk dapat menjual produk yang dihasilkan melalui media social dan e-commerce lainnya," tambahnya.

Menurut Ratna Unaida lagi, kegiatan ini mendapat apresiasi yang sangat baik dari warga yang menjadi peserta kegiatan.

Hal ini sebagaimana yang diungkapkan Fazri yang merupakan salah satu peserta kegiatan.

"Kami berharap kegiatan ini bisa dilakukan terus menerus, sehingga ada semangat untuk kami bekerja dan berkreasi,” kata Fazri. [Hamdani]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dosen Unimal Lakukan PKM Manfaatkan Limbah Kayu Menjadi Produk yang Fungsional

Terkini

Iklan