Iklan

terkini

KKB Makin Brutal, para Nakes di Papua Dilecehkan dan Dibuang ke Jurang

Redaksi
Sabtu, September 18, 2021, 16:46 WIB Last Updated 2021-09-18T09:46:39Z
Ilustrasi KKB (foto/liputan.com)

Papua – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua berulah lagi pada Senin (13/9/2021) pagi lalu. Hal ini sebagaimana dikutip dari laman serambinews.com Sabtu, (18/9/2021).

Kelompok pemberontak tersebut  menyerang sembilan tenaga kesehatan di Pegunungan Bintang, Papua.

Awalnya mereka menyasar fasilitas kesehatan, di antaranya adalah puskesmas.

Kelompok saparatis Papua ini membakar puskesmas.

Dua tenaga kesehatan yang sempat hilang akhirnya ditemukan.

Sementara satu orang meninggal dunia ditemukan dalam jurang di Distrik Kiwirok.

Marselinus Ola Attanila, nakes Puskesmas Kiwiro yang menjadi salah satu korban selamat, menuturkan kejadian tersebut.

Saat kejadian tersebut, ia dan rekan-rekannya sedang berjaga di Puskesmas Kiwirok.

Namun, puluhan KKB menyerang puskesmas dengan memecahkan kaca dan menyiramkan bensin hingga membakar fasilitas kesehatan itu.

"Saat kejadian, kami sedang bersiaga di Puskesmas Kiwirok, karena sudah ada informasi akan ada penyerangan KKB terhadap Pos Pamtas," ujarnya di Jayapura, Jumat dikutip dari Kompas.com.

Namun, puluhan anggota KKB justru menyerang Puskesmas. Mereka memecahkan kaca dan mulai menyiram bensin dan membakar puskesmas.

Jadi Puskesmas yang dibakar pertama, kemudian bangunan lainnya," sambung Ola.

Setelah membakar Puskesmas, anggota KKB itu menuju ke barak dokter, tempat terdapat dokter, suster dan mantri.

Mereka juga membakar barak dokter tersebut sehingga para tenaga kesehatan yang bersembunyi di dalamnya terpaksa keluar.

Ola bercerita salah satu dokter di sana digiring lalu ditendang ke jurang.

"Namun, puluhan anggota KKB justru menyerang Puskesmas. Mereka memecahkan kaca dan mulai menyiram bensin dan membakar puskesmas.

Jadi Puskesmas yang dibakar pertama, kemudian bangunan lainnya," sambung Ola.

Setelah membakar Puskesmas, anggota KKB itu menuju ke barak dokter, tempat terdapat dokter, suster dan mantri.

Mereka juga membakar barak dokter tersebut sehingga para tenaga kesehatan yang bersembunyi di dalamnya terpaksa keluar.

Ola bercerita salah satu dokter di sana digiring lalu ditendang ke jurang.

"Karena (barak dokter) dibakar mereka berusaha menyelamatkan diri. Dokter sempat digiring ke pinggir jurang, lalu ditendang masuk ke jurang," kata Ola.

Sementara ia bersama tiga rekan suster, yakni suster K, suster A dan suster G, bersembunyi di barak medis.

Nahas, KKB juga membakar tempat persembunyian mereka sehingga mereka pun terpaksa keluar.

"Saat itu kami berempat bersembunyi di kamar mandi, namun karena mereka mulai membakar, kami pun keluar tapi mereka ternyata telah menunggu di depan barak dengan senjata lengkap dan panah, lalu kami ke belakang mereka juga ada di sana, sementara api semakin membesar," ungkap Ola.

Merasa terjepit situasi, ia dan rekan-rekannya itu memilih lompat ke jurang untuk menyelamatkan diri.

Sayangnya, anggota KKB tersebut malah mengikuti mereka turun ke jurang.

Ola tersangut pada akar pohon dan ada pula suster lain yang tersangkut pada semak-semak.

"Kami pikir sampai dibawah jurang sudah aman ternyata mereka ikut turun ke bawah.

Mereka menemukan ketiga suster, sementara saya tidak ditemukan karena bersembunyi di antara tebing dan akar pohon," beber Ola yang menjadi juru bicara bagi delapan nakes lainnya.

KKB tersebut melakukan aksi lebih kejam kepada tiga suster yang ditemukan di tengah jurang.

Ola menyaksikan hal tersebut saat bersembunyi di antara ranting pohon dan semak-semak.

Tiga suster itu dilecehkan dan dianiaya oleh KKB.

"Saat menemukan ketiga suster, mereka langsung kumpulkan dan melakukan tindakan tidak manusiawi.

Ketiganya ditelanjangi, disiksa, wajahnya dipukul bahkan ada yang ditikam. Membuat ketiga suster ini tidak berdaya dan pingsan," cerita Ola.

KKB kemudian melempar mereka lagi ke jurang. Beruntung suster A dan K berhasil selamat dan sadar dari pingsannya. Sementara itu, suster G meninggal dunia. [HD/serambi news com)



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • KKB Makin Brutal, para Nakes di Papua Dilecehkan dan Dibuang ke Jurang

Terkini

Iklan