Iklan

terkini

Mantap! Ketua PMI Edi Obama dan Plt Sekda Bireuen Resmi Sandang Gelar Magister di UNIKI

Redaksi
Rabu, April 15, 2026, 16:07 WIB Last Updated 2026-04-15T09:07:13Z

Laporan: Hamdani

Suasana Aula Pascasarjana Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Aceh, Rabu (15/4/2026), tampak lebih semarak dari biasanya. Wajah-wajah penuh kebanggaan memenuhi ruangan, bercampur haru dan senyum bahagia para peserta yudisium Program Pascasarjana Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKI.

Di antara 28 lulusan yang resmi diyudisiumkan, terdapat sejumlah nama yang sudah tak asing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen. Mereka adalah para pejabat daerah yang tetap memilih menempuh pendidikan tinggi di tengah kesibukan jabatan.

Salah satunya adalah Hanafiah, S.P., CGCAE., M.M, yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen. Selain itu, ada pula Chairullah, S.E., M.M selaku Kasatpol PP Bireuen, Azhari, S.Sos., M.M sebagai Kepala BKPSDM Bireuen, serta Edi Saputra yang dikenal luas sebagai tokoh muda dan juga penjabat Ketua PMI Kabupaten Bireuen, yang populer dengan sebutan Edi Obama.

Yudisium ini dilaksanakan berdasarkan Surat Rekomendasi LLDIKTI Wilayah XIII Banda Aceh Nomor 677/DST/LL13/DS.00.02/2026, yang menetapkan jumlah lulusan sebanyak 28 orang.

Pendidikan di Tengah Padatnya Tugas Pemerintahan

Bagi sebagian orang, jabatan tinggi dan kesibukan pekerjaan sering menjadi alasan untuk menunda pendidikan. Namun, berbeda bagi para lulusan ini. Mereka membuktikan bahwa pendidikan tetap dapat diselesaikan, meski tanggung jawab pelayanan publik terus berjalan.

Momentum yudisium bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi penanda bahwa perjalanan panjang kuliah, tugas-tugas ilmiah, diskusi kelas, hingga penyusunan penelitian akhirnya mencapai garis akhir.

Acara berlangsung khidmat dan penuh makna. Unsur pimpinan universitas dan fakultas hadir langsung, di antaranya Rektor UNIKI Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M, Dekan FEB Khairul Aswadi, Direktur Pascasarjana Dr. Azhari, serta jajaran pimpinan lainnya.

28 Nama yang Menjadi Bagian Sejarah Angkatan XVII

Sebanyak 28 lulusan yang diyudisiumkan adalah:
Azmi, Muntazar, Riza Wahyudi, Nurhadi Al Akbar, Cut Aja Mastura, Sri Handayani, Dedi Suyatno, Zulfikar, Gunawan, Fatimah, Samsurizal, Asril, Dewi Junita, Hendro Nursusilo, Husnum Rahmah, Chairullah, Azhari, Mutia Nanda, Idayani, Suryani, Ery Puspita, Sa'id Ramadhan, Nirwansyah, Jasmiati, M. Erifiandi, Faisal Kamal, Hanafiah, dan Edi Saputra.

Nama-nama itu kini resmi menjadi bagian dari lulusan Magister Manajemen UNIKI, membawa gelar yang bukan hanya simbol akademik, tetapi juga tanggung jawab moral dalam membangun daerah.

Pesan Mantan Sekda Bireuen: Gelar Harus Jadi Kontribusi

Ketua Program Studi Magister Manajemen UNIKI, Dr. Ir. Ibrahim, M.Si, yang juga pernah menjabat sebagai Sekda Kabupaten Bireuen, menyampaikan bahwa yudisium ini adalah bukti komitmen UNIKI mencetak SDM unggul dan berdaya saing.
Menurutnya, para lulusan merupakan representasi dari proses panjang yang menuntut disiplin dan dedikasi.

“Para lulusan hari ini adalah representasi dari proses akademik yang panjang, penuh disiplin, dan dedikasi. Kami berharap ilmu yang diperoleh tidak hanya menjadi gelar, tetapi juga menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Rektor UNIKI: Ini Awal Tanggung Jawab yang Lebih Besar

Rektor UNIKI Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M menegaskan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa lulusan Magister Manajemen harus mampu menjadi agen perubahan.

“Gelar yang saudara sandang hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kami percaya lulusan UNIKI mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor,” tegasnya.

Total Lulusan Magister Manajemen UNIKI Capai 460 Orang

Direktur Program Pascasarjana UNIKI, Dr. Azhari, S.E., M.Si.Ak., CA., Asean CPA, menyampaikan bahwa kualitas lulusan terus diperkuat melalui kurikulum berbasis kebutuhan dunia kerja dan riset terapan.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini UNIKI telah melahirkan ratusan lulusan S2 yang tersebar di berbagai sektor.

“Dengan capaian ini, total lulusan S2 Magister Manajemen UNIKI hingga saat ini telah mencapai 460 orang, yang tersebar di berbagai instansi pemerintahan, swasta, dan akademisi,” ungkapnya.

Kesan Plt Sekda Bireuen: UNIKI Bentuk Kepemimpinan dan Integritas

Di akhir kegiatan, salah satu lulusan yang menjadi perhatian, Hanafiah, menyampaikan kesan dan pesannya. Ia menilai pendidikan di UNIKI bukan hanya meningkatkan kapasitas akademik, namun juga memperkuat karakter kepemimpinan.

“Kami merasakan bahwa proses pendidikan di UNIKI bukan hanya meningkatkan kapasitas akademik, tetapi juga memperkuat integritas, kepemimpinan, dan wawasan strategis,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada dosen dan seluruh civitas akademika UNIKI.

“Terima kasih kepada seluruh dosen dan civitas akademika yang telah membimbing kami. Harapan kami, UNIKI terus berkembang menjadi pusat pendidikan unggul di Aceh dan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan,” ujarnya.

Momentum Menuju Pengabdian yang Lebih Luas

Yudisium Angkatan XVII ini bukan hanya menjadi penutup masa kuliah, namun juga menjadi pintu baru menuju pengabdian yang lebih luas. Dengan gelar Magister Manajemen yang kini resmi disandang, para lulusan diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah.

Di tengah tantangan pemerintahan dan kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang, lahirnya lulusan-lulusan baru dari UNIKI menjadi harapan tersendiri bagi Aceh, khususnya Kabupaten Bireuen, bahwa pendidikan dan pembangunan dapat berjalan seiring, dipimpin oleh SDM yang semakin matang, profesional, dan berintegritas. []
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mantap! Ketua PMI Edi Obama dan Plt Sekda Bireuen Resmi Sandang Gelar Magister di UNIKI

Terkini

Iklan