Iklan

terkini

[Sudut Pandang] SIKAP SAYA TENTANG ROHINGYA

Redaksi
Jumat, Desember 08, 2023, 07:06 WIB Last Updated 2023-12-08T00:06:14Z
Oleh: Hamdani, SE ,MSM*)

Ditanya apakah karena orang Rohingnya itu Islam makanya kita bantu? Jawabannya mutlak iya, tapi selebihnya, karena mereka makhluk Allah, maka kalau seandainya mereka binatang, juga wajib kita bantu. Ya sekedarnya sajalah tentunya.

Beberapa waktu lalu, saya pernah menulis opini di media saya tentang sikap saya terkait masalah Rohingya, dan hari ini karena banyak sekali pro dan kontra di masyarakat, serta penolakan terhadap Rohingya yang semakin masif, maka saya menulis lagi masalah ini, dan sikap saya adalah sama. Bahwa kita wajib membantu mereka.

Saya rasa untuk masalah Rohingya tentu tak perlu sekolah tinggi-tinggi untuk berdebat, karena ini adalah masalah rasa. Rasa kemanusiaan. Tentu ada sudut pandang yang berbeda dalam melihat sebuah objek yang sama, itu adalah hal yang wajar, karena dari sudut mana kita memandangnya.

Kebetulan, saya adalah orang yang setuju kita membantu orang-orang Rohingnya itu, tentu juga tidak harus kita tampung ke rumah kita atau ke rumah-rumah saudara kita para pengungsi Rohingya itu, karena hari ini masyarakat dunia ada standar penanganan sendiri dalam menangani masalah pengungsian antar negara. Jadi kita tak perlu repot secara personal harus menampung di rumah kita hanya gegara setuju kita membantu mereka.

Jadi saya pikir, yang tak setuju dan anti terhadap Rohingya, tak perlu juga membangun retorika debat dalam persoalan ini, biarlah ini menjadi dinamika yang berkembang dalam masyarakat, pro dan kontra biasa, jangan sampai karena berbeda kita naik darah dan mati rasa, nanti kesehatan kita terganggu gegara persoalan ini.

Ditanya apakah karena orang Rohingnya itu Islam makanya kita bantu? Jawabannya mutlak iya, tapi selebihnya, karena mereka makhluk Allah, maka kalau seandainya mereka binatang, juga wajib kita bantu. Ya sekedarnya sajalah tentunya.

Kalau masalah mereka mengesalkan, banyak tingkah, dan bla-bla lainnya sebagai alasan pembenar kita harus membenci mereka, itu juga saya akui, bahwa sebagian mereka (mungkin) mengesalkan. Tapi tentu tidak semua juga mengesalkan ya kan?

Jadi, mari kita berdamai dengan hati.

Mohon maafkan saya dengan pendapat ini, juga pendapat saya ini tentu tidak dalam rangka untuk berdebat dengan siapapun, karena debat di medsos dan di ruang publik lainnya sudah lama sekali saya hindari.

Sehat-sehat selalu buat yang kontra, maaf kalau kali ini kita berbeda, bukan kah perbedaan itu rahmat? 

Seandainya sikap saya ini salah dan berdosa, maka saya akan bertanggung jawab di akhirat. Sekian...[]

*) Penulis adalah seorang dosen dan juga jurnalis 

Disclaimer: Semua tulisan pada Rubrik SUDUT PANDANG bukanlah lah produk jurnalistik, juga tidak mewakili pandangan Redaksi Juang News. Untuk itu, setiap tulisan yang dimuat di rubrik SUDUT PANDANG itu menjadi tanggung jawab pribadi si penulis. Karena sesuai nama rubrik, semua konten dari tulisan tersebut, merupakan opini pribadi dari sudut pandang personal penulis. Demikian. []
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • [Sudut Pandang] SIKAP SAYA TENTANG ROHINGYA

Terkini

Topik Populer

Iklan