Iklan

terkini

Rektor USK Ajak lulusan Umuslim menjadi Sarjana Peduli Lingkungan

Redaksi
Selasa, Desember 19, 2023, 10:29 WIB Last Updated 2023-12-19T03:29:22Z
Rektor Universitas Almuslim Dr. Marwan, M.Pd (kiri) dampingi Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh Prof. Dr. Ir. Marwan saat acara rapat senat terbuka Wisuda Ahli Madya, Sarjana dan Magister Universitas Almuslim Angkatan XXXVI, berlangsung di halaman M.A Jangka kampus Umuslim, Sabtu (16/12/2023) lalu. (Foto/ Zulkifli)

Bireuen - Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh Prof. Dr. Ir. Marwan mengajak lulusan Universitas Almuslim (Umuslim) untuk menjadi pencipta lapangan kerja dan lulusan  peduli lingkungan.

Hal tersebut disampaikannya pada saat pidato orasi ilmiah dalam rangka Rapat Senat Terbuka Wisuda Ahli Madya, Sarjana dan Magister Universitas Almuslim Angkatan XXXVI,  yang berlangsung di halaman M.A Jangka kampus Umuslim, Sabtu (16/12/2023) lalu.

Menurut Prof. Marwan, salah satu pilar pembangunan bangsa adalah peningkatan SDM, karena dunia pendidikan sangat penting,  dengan pendidikan dapat mengangkat harkat dan martabat suatu bangsa

"Pendidikan juga  akan menghasilkan saint, ilmu pengetahuan dan nantinya akan  melahirkan inovasi-inovasi. Trend dan Inovasi dapat berubah dengan sangat cepat, salah satu programnya yaitu Program MBKM," katanya.

Prof. Marwan menambahkan, Program MBKM menyiapkan mahasiswa menjadi sumber daya manusia yang handal, unggul, dan profesional untuk kemajuan bangsa Indonesia di masa depan.

"Program MBKM memberi kesempatan belajar diluar kampus,  seperti magang dan pertukaran mahasiswa antar kampus," ujar Rektor USK.

"Bahwa sekarang kita berada di era Revolusi Industri 4.0, mutu lulusan menjadi aspek yang krusial yang dapat memberikan keberhasilan suatu bangsa. Dunia kerja berubah secara dramatis, banyak orang kehilangan pekerjaan,  tapi disisi lain banyak kemudahan diperoleh dengan integrasi dunia digital," papar Prof. Marwan.

Menurut Prof. Marwan, dunia kerja berubah secara dramatis, banyak orang kehilangan pekerjaan,  namun disisi lain banyak kemudahan diperoleh dengan integrasi dunia digital.

"Teknologi Industri mengharuskan lulusan harus memiliki pengetahuan yang  mendalam dengan teknologi digital, Artifical Intelegence, Robotik dan  Internet of Thing (IoT)," terangnya.

Selain itu menurut Marwan, mutu lulusan bukan hanya dinilai dari nilai akademik, melainkan harus memiliki ketrampilan softkill.

Menurutnya, ada enam softkill yang harus dimiliki seorang lulusan antara lain Character (karakter), Citizenship (kewarganegaraan), Collaboration (kolaborasi), Communication (komunikasi), Creativity (kreatif) dan Critical Thinking (berpikir kritis).

"Era revolusi 4.0, para lulusan  diperlukan kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi,  lulusan tidak hanya bersaing didunia kerja tetapi juga harus bisa menciptakan lapangan kerja," ungkapnya

"Aceh membutuhkan pencipta lapangan kerja, karena pertumbuhan ekonomi di Aceh rendah, angka penganguran dan angka kemiskinan tergolong tinggi," jelasnya. 

Padahal Aceh menurutnya, punya potensi perikanan dan perkebunan dan sumber daya alam lainnya dalam jumlah besar dan  hebat.

"Kami mengajak para lulusan agar bisa menjadi pencipta lapangan kerja," ajaknya.

Menurutnya, Bireuen dulu dikenal semangat saudagar hebat dan sentra perdagangan besar  yang terkoneksi dengan Takengon dan Lhokseumawe.

"Saya mengajak Umuslim agar  bisa menciptakan SDM Enterpreneur  yang hebat, agar Bireuen bisa jadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Aceh,," ujarnya.

Selain itu Rektor USK juga menyampaikan lulusan Umuslim bisa menjadi agen pembangunan berkelanjutan, seperti peduli lingkungan, "kita sangat prihatin kondisi sekarang terjadi banyak bencana banjir," ungkapnya.

Marwah memaparkan, suhu rata-rata mencapai rekor tertinggi, bahkan meningkat 1 sampai 2 derajat celcius, dibandingkan sepuluh tahun lalu. Bencana terjadi secara berulang-ulang, ini akibat kerusakan lingkungan dan  pemanasan global

"Kami mengajak lulusan Umuslim untuk menjadi agen peduli lingkungan. Mari para lulusan secara bersama-sama untuk menjaga hutan, lulusan harus hadir di masyarakat sebagai agen pembangunan berkelanjutan," katanya.

Prof Marwan juga mengajak lulusan dan masyarakat agar tidak menggunakan plastik.

"Mari untuk tidak menggunakan plastik dan terus mengedukasi masyarakat untuk menjaga lingkungan, dengan harapan banjir tidak terjadi berulang-ulang dengan siklus yang  sangat dekat," ajaknya.

Acara wisuda Umuslim Angkatan XXXVI turut menyampaikan sambutan Pj Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki  diwakili Plh kepala BPSDM Aceh,  Dra.Henny Sri Wahyuningsih, MSi,  sambutan Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, diwakili Kepala Dinas Pendidikan Dayah (DPD) Bireuen, Jufliwan dan Kepala LLdikti wilyah XIII Aceh, Pengurus yayasan Almuslim Peusangan. [Zulkifli]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Rektor USK Ajak lulusan Umuslim menjadi Sarjana Peduli Lingkungan

Terkini

Topik Populer

Iklan