Iklan

terkini

Wamenkominfo Sampaikan Orasi Ilmiah di Dies Natalis FK USK ke-41

Redaksi
Jumat, Oktober 27, 2023, 18:22 WIB Last Updated 2023-10-27T11:22:15Z
Wakil Menteri Kominfo RI, Nezar Patria memberikan orasi ilmiah pada acara Dies Natalis ke-41 FK USK di Gedung AAC Dayan Dawood, pada Kamis, (26/10/2023) kemarin. (Foto/ Ist)

Banda Aceh -- Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) memperingati dies natalis ke-41. Ada sejumlah kegiatan yang mengisi perayaan ini, salah satu yang paling penting adalah orasi ilmiah. Wakil Menteri Komunikasi dan Informasi (Wamenkominfo) RI, Nezar Patria, S.Fil, M.Sc, M.BA dipercayakan menyampaikan orasi ilmiah dalam sidang terbuka dies natalis ini di Gedung AAC Dayan Dawood, Kamis, (26/10/2023) kemarin.

Dalam orasinya Nezar Patria mengutarakan kekagumannya terhadap tumbuh kembang FK USK, yang saat ini menjadi salah satu FK terbaik yang ada di Indonesia. Sebagai putra Aceh, ia mengulang kenang terhadap USK.

"Tahun 80-an di Gampong Keuramat, Banda Aceh, ada kos mahasiswa FK yang semuanya berasal dari Malaysia. Ketika sekarang banyak orang Indonesia berobat ke Penang, mungkin salah satu dokternya ada lulusan USK. Ke depan, mestinya ada arus balik berobat dari Penang ke Aceh, dan dokternya lulusan USK," katanya.  

Secara spesifik, Nezar berbicara dengan tema Peran AI di Dunia Kesehatan. Ia mengatakan, implementasi AI di sektor kesehatan kian meningkat. Peneliti Oxford mengembangkan teknologi AI Virtual Native Enhancement (VNE) yang dapat meningkatkan gambar MRI tanpa kontras, untuk mendeteksi luka otot jantung tanpa suntikan. Teknologi ini bisa menghemat biaya dan meningkatkan akses pemindaian MRI di layanan kesehatan.

SDM Indonesia juga mumpuni dalam pengembangan AI di kesehatan. Nezar mengatakan, salah satu proyek yang dikembangkan mahasiswa ITB sedang diujicoba di Stuttgart, Jerman.

"Mereka merekam big data dari rekam jejak pasien dengan baik, tentu atas persetujuan pasien. Rekam medis tersebut dimasukkan, termasuk jenis penyakit, berikutnya ditambahkan jurnal lama dan terbaru, yang sangat membantu dokter dalam mendiagnosis pasien. Semuanya hanya dalam satu layar komputer," ujar Nezar.

Dengan segala kecanggihan yang AI hadirkan, katanya, ada pula sejumlah tantangan di sektor kesehatan. Ia menyebutkan, seperti adanya potensi pelanggaran data pribadi pasien karena ketidaksiapan infrastruktur dan tata kelola medis. Adopsi AI memerlukan biaya tinggi. Potensi miskonsepsi, karena AI dianggap lebih kredibel. Terakhir, perlunya regulasi untuk mitigasi risiko akan AI.

Sementara itu, Rektor USK Prof Marwan menguraikan, dalam delapan tahun terakhir, paling tidak FK USK telah membuka 16 prodi baru. Bahkan beberapa di antaranya merupakan prodi yang pertama di Sumatera, seperti Prodi Dokter Spesialis bedah plastik, mikrobiologi klinik, Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (KKLP), dan Insya Allah urologi dalam waktu dekat. 

Menurutnya, lulusan FK USK telah memberikan kontribusi penting dalam mendukung ketersediaan kebutuhan dokter khususnya di Aceh. Mengingat saat ini jumlah dokter yang tersedia di Aceh berjumlah 4.354 orang, yang kemudian bertugas untuk melayani 5,3 juta penduduk Negeri Serambi Mekah.

Sementara di Aceh hanya ada tiga fakultas kedokteran yaitu dari USK, Unimal dan Abulyatama. Ketiga kampus ini hanya mampu memproduksi 250-300 dokter setiap tahunnya.

"Terkait jumlah lulusan, FK USK setiap tahunnya rata-rata menghasilkan 150  dokter umum dan hampir 50 dokter spesialis, maka kehadiran FK USK memiliki peran yang sangat berarti dalam mendukung ketersediaan jumlah dokter khususnya di Aceh tersebut," ujar Prof. Marwan.

Pada bagian lain, Dekan FK USK, Prof. Dr. Maimun Syukri Sp.PD (K) mengutarakan, lulusan FK USK diproyeksikan memiliki semangat sebagai peneliti, berjiwa enterpreneur, serta punya melek manajemen kebencanaan. 

"Sejumlah SDM FK USK saat ini telah berkiprah tingkat nasional, dengan menjadi auditor, validator, asesor, dan evaluator untuk sejumlah prodi yang dibuka Kemendikbud Ristek, hingga menjadi pemateri di forum ilmiah nasional dan internasional," ungkap Prof Maimun. [Sayed M. Husen]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Wamenkominfo Sampaikan Orasi Ilmiah di Dies Natalis FK USK ke-41

Terkini

Topik Populer

Iklan