Iklan

terkini

Perwakilan Dayah Ikuti Workshop Berbasis Akreditasi

Redaksi
Senin, Juni 12, 2023, 21:22 WIB Last Updated 2023-06-12T14:22:46Z
Perwakilan Dayah Ikuti Workshop Berbasis Akreditasi (Foto/Khairi)

Aceh Singkil - Sebanyak 20 perwakilan dayah di Kabupaten Aceh Singkil mengikuti workshop berbasis akreditasi, di Gedung Seni Budaya Pulo Sarok, Aceh Singkil pada Senin, (12/06/2023).

"Pesertanya perwakilan dayah yang belum terakreditasi dan yang sudah terakreditasi, namun masih tipe c," kata Saffrida, ketua panitia workshop.

Lanjutnya, workshop ini penting bagi dayah yang belum terakreditasi. Dimana ada beberapa keuntungan yang didapat bagi dayah yang telah terakreditasi.

"Diantaranya, legalitas dayah lebih terjamin, lebih diutamakan, ketika ada bantuan dari pemerintah, seperti bantuan pembangunan, honor guru, bantuan kitab Al-Qur'an, maupun bantuan lainnya," ujarnya.

Workshop dilaksanakan selama tiga hari mulai 12 hingga 14 Juni 2023. Ada dua orang narasumber yang berasal dari Badan Akreditasi Dayah Aceh (BADA) Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh, yakni Haekal Afifa Sarwani dan Teuku Ibnu Hajar mengisi workshop.

"Materi yang disampaikan tentang manajemen dayah untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dayah," ungkapnya.

Ia berharap dengan workshop, dapat menambah jumlah dayah yang terakreditasi di Kabupaten Aceh Singkil.

"Mudah-mudahan pada saat akreditasi tahun 2023, dapat bertambah dayah yang terakreditasi, dari 14 menjadi 20 dayah serta mendapat akreditasi tipe A atau A plus," harapnya.

Sebelumnya, Pejabat Bupati Aceh Singkil, Marthunis diwakili oleh Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia dan Kerjasama Setdakab, Azman saat membuka workshop mengatakan, pentingnya manajemen dalam menyusun dan membuat administrasi dayah sehingga dapat terakreditasi.

"Kehadiran dayah di tengah-tengah masyarakat semakin dibutuhkan karena telah mendapatkan pengakuan oleh semua pihak," ujarnya.

Lembaga pendidikan dayah, bukanlah lembaga pendidikan yang menutup diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Akan tetapi selalu membuka diri untuk melakukan perubahan ke arah yang maju dengan penuh pengendalian diri sehingga tidak bertentangan dengan ajaran Islam," ungkapnya.

Pemerintah kata dia, serius melaksanakan upaya-upaya peningkatan mutu pendidikan dayah dengan membuat kegiatan pembinaan dan pengembangan proses manajemen dayah.

"Pada prinsipnya penyelenggaraan pendidikan baik formal maupun nonformal harus mempunyai beberapa komponen utama diantaranya: tenaga pengajar, kurikulum, peserta didik, prasarana dan sarana serta fasilitas lainnya," terang Azman.
 
"Untuk diketahui di Kabupaten Aceh Singkil saat ini terdapat 40 dayah. Dari jumlah tersebut, dayah yang terakreditasi terbilang minim yakni baru 14 dayah," pungkasnya. [Khairi]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Perwakilan Dayah Ikuti Workshop Berbasis Akreditasi

Terkini

Topik Populer

Iklan