Iklan

terkini

Ini Pesan Khatib pada Khutbah Jumat di Masjid Babul Maghfirah, Aceh Besar Hari Ini

Redaksi
Jumat, Mei 05, 2023, 20:58 WIB Last Updated 2023-05-05T13:58:30Z
Dosen Fiqh Siyasah pada Fakultas Syari’ah UIN Ar-Raniry Dr. Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan, MCL, MA (Foto/Ist)

Aceh Besar -- Dosen Fiqh Siyasah pada Fakultas Syari’ah UIN Ar-Raniry Dr. Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan, MCL, MA mengatakan, muslim atau muslimah yang menjalankan puasa dan menghidupkan puasa Ramadan sesuai dengan ketentuang syariah diampunkan segala dosa masa lalunya, apalagi kalau sempat beribadah di malam qadar yang nilai ibadahnya lebih baik dari seribu bulan. 

Hal itu disampaikan Tgk. Hasanuddin dalam khutbah Jumat di Masjid Babul Maghfirah, Tanjung Selamat, Kecamatan Darussalam, pada Jumat, (05/05/2023). 

“Barangkali untuk memeroleh ampunan melalui bulan Ramadan itu mudah bagi orang-orang yang taat, bertaqwa, dan beramal saleh, namun belum tentu mudah menjaga dan memelihara ampunan yang diperoleh dalam Ramadhan tersebut,” ujarnya.

Untuk itulah, tambah Tgk. Hasanuddin, setiap muslim memerlukan kerja keras melebihi kerasnya usaha mendapatkan ampunan di bulan Ramadan. Karena, untuk mendapat sesuatu prestasi itu mudah, tapi mempertahankan prestasi tersebut agar tetap dimiliki sungguh sangat payah. 

"Disitulah seorang muslim perlu menjaga ampunan Allah yang telah dimiliki melalui Ramadan tidak terkotori lagi, sehingga ketemu Ramadan tahun depan," ungkapnya.

Ketua Majlis Syura Dewan Dakwah Aceh itu menguraikan, bahwa langkah pertama yang adalah, jangan menyekutukan Allah dalam kehidupan ini, baik secara lisan maupun perbuatan, "sebaliknya seorang yang telah mendapatkan ampunan harus terus menerus menghambakan diri dan mengabdi kepada Allah yang Maha Kuasa," ujarnya.

"Langkah kedua, berbuat baik kepada kedua orangtua, sehingga orangtua merasa senang dan bahagia dengan anaknya baik yang tinggal bersamanya maupun yang berjauhan dengannya. Langkah ketiga adalah  larangan membunuh anak dalam bentuk dan versi apapun karena takut tidak mampu memberi makan kepadanya, Allah Maha Kaya, hamba Allah yang beriman dan bertaqwa harus banyak keturunan agar mereka menjadi penyembah Allah sejati. Allah mampu memberikan rezeki kepada semua hamba dan makhluk yang diciptakanNya," paparnya.

Langkah selanjutnya, menurut Tgk Hasanuddin, yaitu jangan mendekati dan melakukan perbuatan keji, maksiat dan kezaliman setelah ampun dosa-dosa masa lalu melalui ibadah dalam bulan Ramadhan. Dan, yang terakhir, jangan membunuh nyawa yang diharamkan Allah melainkan dengan sesuatu sebab yang dibenarkan syariah. 

“Jika kandungan surah Al-An’am 151 diamalkan dan diaplikasikan dalam kehidupan setelah Ramadan, muslim dan muslimah akan terjaga dan terpelihara ampunan yang ada dan terus terampuni sampai berjumpa Ramadan selanjutnya,” pungkasnya. [Sayed M. Husen]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ini Pesan Khatib pada Khutbah Jumat di Masjid Babul Maghfirah, Aceh Besar Hari Ini

Terkini

Topik Populer

Iklan