Iklan

terkini

Dianggap Mencoreng Kearifan Lokal, Warga Lhokseumawe Tolak Pengungsi Rohingya

Redaksi
Jumat, Desember 09, 2022, 06:48 WIB Last Updated 2022-12-08T23:51:04Z
Unjuk rasa masyarakat Lhokseumawe tolak pengungsi Rohingya (Foto/Hamdani)

Lhokseumawe -
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Kota Lhokseumawe berunjuk rasa pada Kamis, (08/12/2022), mereka menolak pengungsi Rohingya.

Baca: Tolak Pengungsi Rohingya Masyarakat Gelar Aksi Unjuk Rasa di Eks Kantor Imigrasi Lhokseumawe

Terlihat puluhan warga Desa Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Aceh, berunjuk rasa menolak keberadaan imigran Rohingya yang ditempatkan di gedung eks Kantor Imigrasi Kota Lhokseumawe.

"Kami menolak keberadaan imigran Rohingya di gedung eks Kantor Imigrasi Lhokseumawe. Karena diduga telah mencoreng kearifan lokal," seru Beni Murdani yang merupakan koordinator unjuk rasa di Lhokseumawe, Kamis (08/12/2022) kemarin.

Beni mengatakan informasi beredar menyebutkan masyarakat resah dengan keberadaan imigran Rohingya tersebut. Apalagi beberapa waktu lalu ada oknum imigran itu diduga mencuri buah kelapa milik warga.

Beni menambahkan penolakan warga karena keberadaan imigran Rohingya dinilai mengganggu ketertiban warga sekitar. Selain itu, penempatan imigran Rohingya yang membaur antara baik laki-dan maupun perempuan tidak menghargai kearifan lokal serta bertolak belakang dengan Syariat Islam.

"Kami menuntut UNHCR selaku lembaga yang mengurusi pengungsi lintas negara segera merelokasi imigran Rohingya dari Aceh dalam waktu empat kali 24 jam," kata Beni Murdani. 

Beni manambahkan, jika tentutan tersebut tak dipenuhi, maka mereka akan mengulang aksi serupa.

Unjuk rasa yang dilakukan masyarakat Kota Lhokseumawe itu, dikawal oleh otoritas keamanan setempat, terlihat TNI dan Polisi serta Satpol-PP mengawal aksi unjuk rasa masyarakat Kita Lhokseumawe itu.

Sekedar informasi, sebelumnya di Aceh Utara pada akhir November 2022 lalu menolak keberadaan pengungsi Rohingya ini. [Hamdani]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dianggap Mencoreng Kearifan Lokal, Warga Lhokseumawe Tolak Pengungsi Rohingya

Terkini

Topik Populer

Iklan