Iklan

terkini

Kader Desa di Aceh Utara Dilatih Deteksi Dini Diabetes Gestasional pada Ibu Hamil

Redaksi
Rabu, Juni 03, 2026, 15:30 WIB Last Updated 2026-06-03T08:31:11Z
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Gerak Kader Siaga DMG (Diabetes Mellitus Gestasional) dengan Meningkatkan Kapasitas Kader sebagai Pendamping Ibu Hamil dalam Edukasi dan Deteksi Dini DMG” di Puskesmas Samudra, Kabupaten Aceh Utara. (Foto/ Ist)

Aceh Utara – Program Studi D-III Kebidanan Aceh Utara Poltekkes Kemenkes Aceh melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Gerak Kader Siaga DMG (Diabetes Mellitus Gestasional) dengan Meningkatkan Kapasitas Kader sebagai Pendamping Ibu Hamil dalam Edukasi dan Deteksi Dini DMG” di Puskesmas Samudra, Kabupaten Aceh Utara. 

Kegiatan tersebut berlangsung pada 23–24 April 2026 dengan melibatkan kader dari 10 desa terpencil di wilayah kerja puskesmas setempat. Informasi ini disampaikan Erlina, SST., M.M.Kes pada media ini Rabu, (03/06/2026).

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh tim dosen yang terdiri atas Erlina, SST., M.M.Kes, Fatiyani, S.Pd., M.Kes, dan Myrna Lestari AB, SST., MKM, serta didukung tiga mahasiswa Program Studi D-III Kebidanan Aceh Utara.

"Setiap desa mengirimkan satu orang kader untuk mengikuti pelatihan yang difokuskan pada peningkatan kapasitas kader dalam edukasi dan deteksi dini Diabetes Mellitus Gestasional (DMG) pada ibu hamil," kata Erlina didampingi semua anggota tim pengabdian masyarakat.

Tambahnya, sebelum pelatihan dimulai, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test guna mengukur tingkat pengetahuan awal mengenai DMG.

"Selanjutnya, para kader mendapatkan materi tentang diabetes gestasional, teknik edukasi kesehatan, serta metode deteksi dini, termasuk praktik pemeriksaan gula darah pada ibu hamil," ungkapnya.

Materi disampaikan oleh Erlina, SST., M.M.Kes dan dr. Rita Safrina, kemudian dilanjutkan dengan praktik edukasi dan pemeriksaan gula darah yang difasilitasi oleh Fatiyani, S.Pd., M.Kes, Myrna Lestari AB, SST., MKM, serta tim Puskesmas Samudra melalui metode demonstrasi dan role play. 

Di akhir kegiatan, peserta kembali mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman setelah pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader mengenai DMG. Tim pelaksana menilai keberhasilan tersebut didukung oleh kompetensi narasumber, kualitas tim pelaksana, serta antusiasme peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. 

Kegiatan pengabdian masyarakat. (Foto/Ist)

Menurut tim pengabdian, peningkatan kapasitas kader diharapkan dapat memperkuat upaya deteksi dini faktor risiko diabetes gestasional pada ibu hamil di desa-desa terpencil.

Selain itu, kader diharapkan mampu memberikan edukasi yang tepat mengenai pola makan sehat, aktivitas fisik selama kehamilan, pentingnya pemeriksaan antenatal care (ANC) secara rutin, serta pemeriksaan kadar gula darah.

Keberadaan kader yang terlatih juga dinilai dapat meningkatkan cakupan skrining dini DMG di masyarakat karena kader berperan sebagai penghubung antara warga dan tenaga kesehatan di puskesmas. Upaya ini sekaligus memperkuat program pelayanan kesehatan ibu dan anak serta pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.

Tim pengabdian menyampaikan apresiasi kepada Kepala Puskesmas Samudra, Amir Muzakir, SKM., M.Kes, beserta seluruh jajaran yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Mereka berharap kader yang telah dilatih dapat menjadi pendamping ibu hamil dalam edukasi, deteksi dini, dan pencegahan diabetes mellitus gestasional di lingkungan masing-masing. [Hamdani]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kader Desa di Aceh Utara Dilatih Deteksi Dini Diabetes Gestasional pada Ibu Hamil

Terkini

Topik Populer

Iklan