Iklan

terkini

Lewat PPK Ormawa, USK Jadikan Desa Sebagai Sentra Produk Kapsul Jamu

Redaksi
Rabu, September 20, 2023, 22:16 WIB Last Updated 2023-09-20T15:16:31Z
Himpunan Mahasiswa Farmasi Universitas Syiah Kuala (HIMAFAR USK) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka Program Peningkatan Kapasitas Ormawa (PPK Ormawa) di Gampong (Desa) Lam Apeng, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar. (Foto/Ist)

Banda Aceh -- Himpunan Mahasiswa Farmasi Universitas Syiah Kuala (HIMAFAR USK) telah menyelenggarakan beberapa rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka Program Peningkatan Kapasitas Ormawa (PPK Ormawa) di Gampong (Desa) Lam Apeng, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar.

Ketua PPK Ormawa HIMAFAR USK, Fathia Fikrina pada media pada Rabu, (20/09/2023) mengatakan,  kegiatan tersebut mengusung tema Konservasi Tanaman Rimpang Sebagai Alternatif Pengobatan Keluarga Berbasis Aplikasi Mobile di Gampong Lam Apeng Kecamatan Seulimeum,  Kabupaten Aceh Besar. 

“Rangkaian kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak Agustus, diawali dengan pembukaan dan sosialisasi kegiatan PPK Ormawa HIMAFAR USK,” ungkap Fathia.

“Kegiatan ini dibimbing oleh Dosen Farmasi USK sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PPK Ormawa HIMAFAR USK, Dr. rer. nat. Khairan, S.Si, M.Si  beserta jajaran sukses berkolaborasi dengan masyarakat Lam Apeng, khususnya para tokoh masyarakat dan kelompok masyarakat yang tergabung serta aktif pada kegiatan-kegiatan yang telah diselenggarakan,” lanjutnya.

Fathia menjelaskan, kegiatan ini berfokus pada pengkonservasian tanaman obat keluarga (TOGA), dimulai dengan Pengkonsevasian TOGA yang terdapat dari sekitar gampong tersebut pada beberapa bidang tanah. Kemudian hasil dari konservasi tersebut akan diolah menjadi kapsul jamu sehat di rumah produksi, yang akan langsung dipromosikan melalui media digital. 

“Masyarakat diberikan beberapa pembekalan, diantaranya adalah pembekalan promosi produk, pembekalan aplikasi, pembekalan produksi, dan juga pembekalan TOGA,” katanya.
 
Fathia menambahkan, PPK Ormawa sendiri merupakan program hibah yang diberikan oleh Kemendikbudristek kepada ormawa di universitas, dalam rangka penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh perguruan tinggi yang diimplementasikan dalam Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Pada PPK Ormawa tahun ini, HIMAFAR USK mendapatkan hibah dari Kemendikbudristek tersebut.

Sementara itu, Dr.rer.nat. Khairan, S.Si, M.Si, selaku dosen pembimbing menyampaikan terima kasih kepada semua aparatur gampong yang telah menerima tim, untuk menjadikan Lam Apeng sebagai desa konservasi TOGA. "Dipilihnya desa ini, didasarkan oleh banyaknya tanaman toga yang tumbuh begitu saja, tanpa ada pengolahan lanjut dan desa ini juga terkenal akan kesuburan tanahnya," jelas Khairan.

Menurutnya, program ini dapat menjadikan Lam Apeng menjadi sentra gampong produksi tanaman TOGA,  khususnya tanaman rimpang-rimpangan seperti kunyit, lengkuas, jahe, kencur, dan temulawak. [Sayed M. Husen]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Lewat PPK Ormawa, USK Jadikan Desa Sebagai Sentra Produk Kapsul Jamu

Terkini

Topik Populer

Iklan