Iklan

terkini

Hindari Kalimat yang Tak Penting, Ini Materi Khutbah di Masjid ini

Redaksi
Jumat, Agustus 04, 2023, 14:37 WIB Last Updated 2023-08-04T07:37:52Z
Sekretaris Umum Dayah Ruhul Falah Samahani, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar Tgk. Fauzi Rizal. (Foto/ Ist)

Aceh Besar -- Ada satu hal yang dianggap sepele, tapi bisa menghancurkan tiga aspek terbesar dalam kehidupan manusia, yaitu mengucapkan kalimat yang tidak dianggap penting menurut kaca mata agama. Hal ini berakibat pada kerasnya hati, lemah badan untuk beribadah kepada Allah Swt dan menghambat rezeki.

Sekretaris Umum Dayah Ruhul Falah Samahani, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar Tgk. Fauzi Rizal menyampaikan hal tersebut dalam khutbah Jumat di  Masjid Nurus Salam Piyeung, Kecamatan Montasik, Jumat, (04/08/2023)

Menurut alumni Dayah MUDI Mesra Samalanga ini, hal ini selaras dengan ungkapan yang diucapkan oleh ulama besar Syeikh Al Imam Malik bin Dinar, "bahwa apabila kamu perhatikan sudah merasa keras dalam hati atau badan sudah mulai melemah untuk beribadah atau rezeki mulai terhambat, maka ketahuilah engkau sudah banyak mengucapkan kalimat-kalimat yang tidak penting," paparnya.

Tgk Fauzi menguraikan, bahwa menahan diri dari kalimat yang tidak penting, bahkan kalimat yang mengarah kepada haram tidaklah semudah membalik telapak tangan. 

"Imam Malik bin Dinar pernah menyinggung hal ini dalam kitab Sirajut Thalibin karangan Imam Dahlan syarahan Kitab Minhajul Abidin karangan Imam Al Ghazali, jiwaku sanggup menanggung beban puasa di negeri yang sangat panas sekalipun dan tidak pernah sanggup menahan diri dari kalimat yang tidak penting," ungkapnya.

Menurut Tgk Fauzi, salah satu perkara tak bermakna yang harus dijauhi oleh umat Islam adalah mengucapkan perkataan yang sia-sia. 

"Lidah yang bisa membuahkan ucapan ini harus diarahkan hanya untuk mengucapkan kata-kata yang bernilai kebaikan atau dakwah. Usaha ekstra harus dilakukan agar lidah tak mengeluarkan kata-kata yang mengundang murka, baik murka manusia lebih-lebih murka Allah Swt," ungkapnya.

Menurutnya, tiada ucapan yang terucap dari lidah, kecuali ada Malaikat yang mencatatnya. Dalam hal ini Allah swt berfirman dalam surat Qaf ayat 18, “Tiada suatu ucapan pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir," kutipnya.

“Lidah yang bisa membuahkan perkataan ini harus kita jaga dengan sebaik-baiknya, sebab ucapan lidah jika tak terkendali bisa mendatangkan keburukan bagi diri sendiri dan orang lain. Dalam kehidupan ini, tak sedikit manusia yang menjadi terhina lantaran berbicara serampangan,” ujarnya. 

Demikian pula, kata Tgk Fauzi, banyak di antara manusia dibenci manusia lain lantaran ucapannya yang tak terkendali. Tak sedikit pula manusia yang kehilangan kepercayaan atas orang lain lantaran buah ucapannya yang senantiasa berdusta. Dalam panggung kehidupan ini, dua orang bisa baku bunuh karena ucapan yang mengandung hasutan.

“Karena itu, sekali lagi marilah kita hindari lidah dari mengucapkan hal-hal yang tak penting, sebab  akan mengakibatkan kerasnya hati, lemah fisik untuk beribadat kepada Allah Swt, menghambat rezeki, serta dapat menimbulkan kehancuran dalam kehidupan ini,” pungkasnya. [Sayed M. Husen]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Hindari Kalimat yang Tak Penting, Ini Materi Khutbah di Masjid ini

Terkini

Topik Populer

Iklan