Gedung perkuliahan Jurusan Bisnis, Politeknik Negeri Lhokseumawe. (Foto/Hamdani)
Laporan: Hamdani
Lhokseumawe — Langkah Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) dalam memperkuat posisi sebagai kampus vokasi terdepan di Indonesia kembali membuahkan hasil membanggakan. Di tengah ketatnya persaingan mutu pendidikan tinggi vokasi, PNL menorehkan capaian strategis dengan meraih Akreditasi Unggul untuk dua program studi unggulannya di bawah Jurusan Bisnis.
Dua program studi yang berhasil meraih predikat tertinggi tersebut adalah Program Studi Akuntansi Diploma III dan Program Studi Administrasi Bisnis Diploma III, yang kini resmi menyandang status Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA).
Akreditasi ini ditetapkan melalui Keputusan LAMEMBA No. 056/DE/A.5/LAMEMBA-U/IV/2026 untuk Prodi Akuntansi dan No. 057/DE/A.5/LAMEMBA-U/IV/2026 untuk Prodi Administrasi Bisnis, dengan masa berlaku selama lima tahun, yakni mulai 27 April 2026 hingga 27 April 2031.
Bagi dunia pendidikan vokasi, capaian ini bukan sekadar angka atau status administratif. Predikat Unggul merupakan simbol bahwa sebuah program studi telah memenuhi standar tertinggi dalam berbagai aspek: mulai dari tata kelola akademik, kualitas pembelajaran, relevansi kurikulum, kompetensi dosen, sarana-prasarana, hingga kualitas lulusan yang dinilai siap bersaing di dunia kerja.
Prestasi yang Tidak Datang Seketika
Keberhasilan meraih Akreditasi Unggul bukan hasil kerja semalam. Ia adalah buah dari proses panjang, kerja sistematis, serta budaya mutu yang terus dipertahankan. PNL membuktikan bahwa penguatan kualitas pendidikan vokasi harus dijalankan secara konsisten, bukan sekadar persiapan menjelang visitasi.
Direktur PNL, Dr. Ir. Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., Rabu, 6 Mei 2026 pada media ini menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi besar seluruh unsur sivitas akademika yang bergerak dalam satu arah: membangun mutu yang berkelanjutan.
“Alhamdulillah, capaian akreditasi unggul ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh sivitas akademika PNL. Mulai dari jajaran Wakil Direktur, Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (PPMPP), Kajur dan Sekjur Bisnis, Ka. Prodi, unit-unit pendukung, bagian dan subbagian, seluruh dosen, hingga tenaga kependidikan, semuanya memiliki kontribusi nyata dalam pencapaian ini,” ungkap Direktur PNL.
Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti bahwa PNL tidak hanya fokus pada pembangunan fisik kampus, tetapi juga serius membangun kualitas sistem pendidikan secara menyeluruh, mulai dari ruang kelas hingga dunia industri tempat lulusan akan bekerja.
Stakeholder Jadi Kekuatan Besar PNL
Direktur PNL juga menekankan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini ikut membangun ekosistem vokasi di PNL, baik dari mitra industri maupun pemerintah daerah.
“Dukungan stakeholder, mitra industri, alumni, dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem mutu yang berkelanjutan di PNL,” tambahnya.
Pernyataan tersebut mempertegas bahwa pendidikan vokasi memang tidak dapat berdiri sendiri. Dunia industri, alumni, dan pemerintah daerah merupakan unsur yang menentukan keberhasilan sistem pembelajaran berbasis praktik, kebutuhan pasar kerja, serta penguatan jejaring kerja sama.
Jurusan Bisnis: Kerja Kolektif yang Solid
Di tingkat jurusan, capaian ini disambut dengan penuh rasa syukur dan optimisme. Ketua Jurusan Bisnis PNL, Diana, S.E., M.Si., Ak., menyebut bahwa prestasi ini adalah buah dari kerja panjang yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh tim.
“Capaian ini adalah buah dari kerja bersama yang tidak hanya berlangsung dalam satu waktu, tetapi merupakan proses panjang peningkatan mutu yang terus menerus. Ini menjadi bukti bahwa sinergi antar program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh unit di Jurusan Bisnis berjalan dengan sangat solid,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa status Unggul bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk terus menjaga ritme peningkatan mutu.
“Kami di Jurusan Bisnis akan terus menjaga ritme peningkatan kualitas, memperkuat implementasi pembelajaran berbasis industri, serta memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan berdaya saing tinggi,” tambahnya.
Akreditasi Unggul: Tanda PNL Semakin Siap Melompat Lebih Tinggi
Akreditasi Unggul merupakan peringkat tertinggi dalam sistem penilaian akreditasi nasional. Status ini menjadi indikator kuat bahwa program studi tidak hanya memenuhi standar minimum, tetapi telah melampaui ekspektasi dalam berbagai komponen mutu.
Bagi calon mahasiswa, status Unggul menjadi jaminan bahwa kampus memiliki sistem pembelajaran yang kredibel. Bagi dunia usaha dan industri, ini menjadi sinyal bahwa lulusan PNL memiliki kompetensi yang relevan, terukur, dan siap diterapkan di dunia kerja.
Lebih dari itu, capaian ini memperkuat posisi PNL sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjawab kebutuhan nyata pasar kerja yang semakin kompetitif.
Membentuk Arah Baru Pendidikan Vokasi di Aceh
Dengan keberhasilan ini, PNL semakin menunjukkan perannya bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi sebagai lokomotif perubahan pendidikan vokasi di Aceh dan Indonesia. PNL terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta mendorong pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan berbasis kebutuhan nyata.
Capaian dua Akreditasi Unggul ini sekaligus menegaskan bahwa PNL bukan hanya mengikuti arus perkembangan pendidikan tinggi vokasi nasional, tetapi ikut menjadi bagian penting dalam membentuk arah baru pendidikan vokasi yang berorientasi pada kualitas, berakhlak, inovatif, unggul, dan berdaya saing global.
Di tengah tuntutan dunia kerja yang berubah cepat, PNL membuktikan bahwa kualitas tidak bisa dibangun dengan slogan, melainkan dengan kerja nyata dan komitmen kolektif. Dan kini, melalui dua predikat Unggul dari LAMEMBA, PNL menegaskan satu pesan kuat: kampus vokasi Aceh siap bersaing di panggung nasional bahkan global. []


