Untuk Tingkatkan Daya Saing, Lulusan PNL Dibekali Sertifikat Kompetensi dan Soft Skill

Lhokseumawe – Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) Rizal Syahyadi, ST.,M.Eng.Sc mengatakan PNL harus mempunyai daya saing. Untuk itu, mereka dibekali sertifikat kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) PNL dan soft skill, selain ijazah. Hal ini diungkapkan pria yang biasa disapa Didi ini di hadapan sejumlah wartawan dalam konferensi pers di Ruang Rapat Direktur PNL Kamis, (3/12/2020).

Dalam kesempatan itu, direktur politeknik termuda di Indonesia ini mengatakan bahwa dirinya menaruh apresiasi yang sangat besar pada awak media, yang selama ini telah mau bekerjasama dan memberitakan semua kegiatan-kegiatan positif PNL.

“Kita maju bukan karena omongan kita atau pengakuan dari kita, tapi juga bantuan eksternal, yakni bantuan rekan-rekan media yang selalu memberitakan setiap kegiatan yang kita lakukan,” kata Didi.

Selain itu Didi menginformasikan, saat ini LSP PNL memiliki 82 asesor untuk 13 skema keahlian yang ada di PNL. 13 skema itu untuk saat ini telah terdistribusi untuk semua jurusan.

Lebih lanjut, Didi menjelaskan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, selalu mengingatkan agar SDM PTVN, khususnya mahasiswa, harus meningkatkan kompetensi hingga berstandar internasional jika ingin menjadi pemain tingkat global.

“Mulainya dari sini, mengikuti uji kompetensi dan tersertifikasi. Kalau kita punya SDM mumpuni, maka kita akan mudah ‘menyerang’ dengan mengekspor SDM ke negara lain. Tapi sebaliknya, kalau tidak maka mereka akan membanjiri pasar tenaga kerja Indonesia,” ujarnya.

“Lulusan kita juga kita lengkapi dengan soft skill, karena hard skill tidak bermasalah. Sebenanya tahun ini kita ada kerjasama rekrutmen dengan Pertamina, tapi pandemi Covid-19 membuyarkan segalanya,” lanjutnya.

Sebagai kampus yang sudah dicanangkan sebagai smart campus, bahwa pihaknya sudah mulai membenahi semua kebutuhan kampus serba elektronik.

“Tahun depan kita kita sudah serba elektronik, yakni e-SKP dan e-BKD dan absensi elektronik. Kita harus menjadi smart campus,” ungkapnya.

“Apabila smart campus berperan di Kota Lhokseumawe, kami harus menjadi ikon Kota Lhokseumawe. Kami punya cita-cita, jika masuk Kota Lhokseumawe semua sudah terkoneksi dengan sistem,” tambahnya.

Untuk itu, pria murah senyum dan berkacamata ini mengatakan PNL siap bekerjasama dengan Pemkot Lhokseumawe.

“Kami dari pihak kampus siap berperan dsn bekerjasama dengan Pemkot Lhokseumawe, misalnya seperti membuat fly over seperti yang dipunyai oleh Kota Banda Aceh. Kami sudah tawarkan,” tegasnya.

Pantauan media ini, kegiatan konferensi pers tersebut juga menghadirkan Wakil Direktur III Bidang Kerjasama Ir. Sariyusda, MT, Ketua LSP PNL, Alfian Putra dan Ketua CDC Diana,SE.,M.Si.Ak, serta para pejabat eseloning di jajaran PNL. [Hamdani]

Publisher: Hamdani