Tim Lembaga Penelitian Seameo Biotrop Bogor Kunjungi SMK Negeri 1 Nisam

Aceh Utara – Tim Southeast Asian Minister of Education Organization (SEAMEO) Regional Centre for Tropical Biology (BIOTROP) yang terdiri dari DR. Zulhamsyah Imran (Deputy Director for Administration),  Asep Syaefuddin dan Ismi, melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di SMK Negeri 1 Nisam, pada 23-24 Oktober 2019 lalu. Hal ini diungkapkan Kepala SMK Negeri 1 Nisam, Drs. Ibrahim pada media ini Sabtu, (26/10/2019).

“Saya merasa bangga dan berterima kasih kepada Lembaga Seameo Biotrop yang telah memilih sekolah yang saya pimpin. Ini merupakan kesempatan langka bagi kami, dan kami akan manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, untuk kemajuan sekolah kami, dan untuk tahap pertama dalam hal peningkatan guru telah telah dikirim satu orang guru dan satu orang tenaga kependidikan,” kata Ibrahim.

Ibrahim mengatakan, kedatangan Tim Monev Seameo Biotrop di SMK Negeri 1 Nisam disambut oleh Anggota DPRK Aceh Utara Khairuddin, ST, Haji Jirwani, keduanya merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara yang mewakili Kecamatan Nisam dan Nadir anggota DPRK Aceh Utara dari Partai Demokrat.

“Monev ini menyangkut dengan Kerjasama Seameo Biotrop dengan SMK Negeri 1 Nisam Kabupaten Aceh Utara dalam Program Peningkatan kapasitas siswa, guru produktif, dan tenaga kependidikan melalui pelatihan dan magang, serta Pembinaan Kebun Sayur dan Buah-Buahan Pertanian Sekolah Kejuruan (SMART)-BE), focus pada penanaman tanaman tropica Jeruk varietas Lemon Tea,” ungkap Ibrahim.

“Kegiatan kebun sayur dan buah-buahan ini bertujuan untuk membangun sistem pemantauan berbasis geolokasi untuk sekolah mitra yang tersebar di seluruh Indonesia, untuk menerapkan pertanian presisi, dan untuk mengintegrasikan pola pengembangan buah non-musiman dengan sistem pembelajaran mandiri yang berorientasi pada potensi daerah dan sumber buah lokal,” lanjut Ibrahim.

Sekedar informasi, Seameo Botrop ditugaskan untuk mengimplementasikan program tersebut oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia sejak 2018 silam. Program SMARTS-BE, diprakarsai oleh Didik Suhardi, PhD, Sekretaris Jenderal Kemendikbud, yang bertujuan untuk merevitalisasi SMK dengan mengembangkan keterampilan kewirausahaan siswa untuk mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Program ini juga tidak terlepas dari Instruksi Presiden No.9 / 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam Konteks Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia.

Sementara itu, Nur Aini, SP yang merupakan salah satu guru SMK Negeri 1 Nisam yang telah bergabung dengan tiga puluh guru dari Sekolah Menengah Kejuruan Indonesia (SMK) di Program Pembinaan Kebun Sayur dan Buah-Buahan Pertanian Sekolah Kejuruan (SMART)-BE berpartisipasi dalam kursus pelatihan tentang optimalisasi teknologi spesial untuk tanaman buah kepada media ini mengatakan bahwa sangat bagus kerjasama antara Seameo Biotrop dengan SMK Negeri 1 Nisam.

“Prgram ini sangat bagus, karena dalam program Smart –BE adanya penggabungan teknologi, geospasial, dan praktik pertanian untuk memiliki sistem pemantauan terbaik yang sejalan dengan program pertanian presisi dan untuk menjawab tantangan era 4.0 pertanian,” ujar Nur Aini. [Hamdani]

Publisher: Hamdani