SK Defitinif Bupati Bireuen Diteken Mendagri, Bursa Wakil Bupati Menghangat. H. Mukhlis, A.Md: Saya Wait and See

Bireuen – Disebut-sebut sebagai calon kuat Wakil Bupati Bireuen, H. Mukhlis, A.Md yang merupakan Ketua Harian DPD II Partai Golkar Kabupaten Bireuen di hadapan rekan-rekan media liputan Bireuen dalam rangka silaturahmi dan buka puasa bersama Minggu, (17/05/2020) mengatakan bahwa dirinya belum bisa memutuskan.

“Terkait dengan wacana Wakil Bupati Kabupaten Bireuen, saya belum bisa memutuskan. Saya wait and see saja. Karena harus disepakati dulu dengan partai-partai pengusung,” kata adik kandung Bupati Bireuen H. Saifannur, S. Sos yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Wacana menguatnya bursa Wakil Bupati Kabupaten tak bisa dilepaskan dari sudah adanya SK definitif Bupati Kabupaten Bireuen. Hal ini sebagaimana yang diungkapkan pria yang akrab disapa Mukhlis Takabeya ini yang menyampaikan informasi bahwa sepengetahuannya SK definitif Bupati Bireuen sudah ditandatangani Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Muhammad Tito Karnavian.

“Setahu saya SK itu sudah ada, mungkin belum disampaikan secara resmi ke DPRK Bireuen dari Pemerintahan Provinsi, mungkin akan segera,” ungkap Mukhlis.

Pernyataan Mukhlis ini memang bukan isapan jempol, karena berdasarkan penelusuran media ini, SK tersebut memang sudah ada, dan media ini juga memperoleh salinan SK tersebut dari sumber media ini.

Dalam SK bernomor 131.11-728 tahun 2020 yang ditandatangani Mendagri pada 14 April 2020 menetapkan DR. H. Muzakkar A.Gani, SH.,MH sebagai Bupati Definitif Kabupaten Bireuen.

Sementara itu ditanya terkait pertemuannya dengan wartawan liputan Bireuen, ia mengatakan bahwa hal tersebut adalah dalam rangka memperkuat hubungan kemitraan dengan wartawan liputan Kabupaten Bireuen.

“Ini hanya silaturahmi biasa dengan rekan-rekan wartawan. Hubungan yang sudah baik ini mudah-mudahan bisa dijaga,” harap Mukhlis.

Disebut-sebut dirinya akan mencalonkan dirinya menjadi Bupati Kabupaten Bireuen periode periode mendatang, ia terkesan mengelaknya.

“Belum bisa kita bahas sekarang ini, kalau memang ke depan dibutuhkan, maka kita selalu siap,” pungkasnya. [Hamdani]

Publisher: Hamdani