Praktisi Pendidikan Apresiasi Kebijakan Pemkab Bireuen untuk Pendidikan

Bireuen – Kekhawatiran mulai hilang, saat mendengar pembelajaran di sekolah-sekolah mulai diaktifkan seperti dulu di Kabupaten Bireuen. Wali siswa juga ingin anaknya bisa melanjutkan pembelajaran seperti biasanya. Hal ini diungkapkan praktisi pendidikan di Bireuen Khairul Azmi, M.Pd pada juangnews.com Rabu, (20/1/2021).

“Pembelajaran di sekolah-sekolah mulai aktif kembali seperti dulu merupakan langkah cepat dan tepat dalam memperbaiki defisit intelektual anak bangsa yang selama ini tenggelam dalam pandemi Covid-19,” ungkap Khairul yang juga merupakan Wakil Ketua (Waket) III Kemahasiswaan STIT YAPEDA.

Ia menilai bahwa kebijakan cemerlang ini perlu diapresiasikan untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen dan dinas terkait, karena mereka sudah mengambil segala resiko dalam pelaksanaan pendidikan di Kabupaten Bireuen.

“Ini merupakan kesempatan emas bagi kita untuk memacu lebih cepat dalam belajar dan menutup setiap defisit pendidikan nasional saat ini,” ungkap Khairul yang merupakan dosen di beberapa kampus di Bireuen dan Lhokseumawe ini.

“Kita tahu bahwa selama pandemi Covid-19, banyak siswa yang naik kelas akan tetapi materi dan ilmu di kelas sebelumnya kurang dimengerti, atau bahkan tidak tahu sama sekali. Ini merupakan PR kita bersama baik guru, orang tua/wali, siswa dan pemerintah,” tambahnya.

Menurut Khairul yang juga Ketua Yayasan Raisul Fikri Aceh ini, untuk menjaga kondisi pendidikan yang stabil, sangat perlu ditingkatkan protokol kesehatan yang ketat, seperti berwudhu, pakai masker, dan jaga jarak, dan lain-lain.

“Harus ada protokol kesehatan yang ketat, seperti berwudhu, pakai masker dan jaga jarak,” pungkasnya. [Fauzi

Publisher: Hamdani