PNL Gelar Kuliah Umum dengan Tema Menginternasionalkan Bahasa Indonesia untuk Mewujudkan Politeknik Global

Lhokseumawe – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) melaksanakan kuliah umum dengan tema “Menginternasionalkan Bahasa Indonesia untuk Mewujudkan Politeknik Global”, kegiatan tersebut  dilaksanakan pada Senin, (18/11/2019) di Auditorium kampus yang terletak di Buket Rata, Lhokseumawe tersebut.

Kegiatan kuliah umum tersebut dibuka oleh Kepala UPT Bahasa PNL Drs. Amru, MA. Dalam pemaparannnya Amru mengatakan bahwa  kegiatan kuliah ini bertujuan untuk mensosialisasikan program BIPA kepada semua unsur, pimpinan perguruan tinggi, para kajur, pejabat akademik, dan mahasiswa.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan menyiapkan segenap civitas akademika dan stakeholder dalam mengembangkan program BIPA yang dapat disinergikan dengan program-program unggulan PNL. Program BIPA juga dapat memberikan peluang kepada PNL untuk menangkap peluang income generating,” kata Amru.

Amru menambahkan bahwa kegiatan ini dananya bersumber dari  dana revitalisasi, “kegiatan ini bersumber dari dana revitalisasi, setelah tahun lalu kita membuat dua kelas laboboratorium baru yang sama dengan pusat bahasa di Hambalang,” ungkap Amru.

Sementara itu kepada media ini Ketua Panitia kegiatan Yusnimar, M.TESOL mengatakan bahwa kuliah umum itu mengundang keynote speaker,  Wati Istanti, M. Pd. dari Universitas Negeri Semarang.

“Diharapkan unsur PNL dapat belajar dari UNNES untuk mengembangkan program BIPA sebagai penyelenggara program Darmasiswa, U to U network,” ujar Yusnimar.

Dalam pemaparannya Wati Istanti mengatakan bahwa Bahasa Indonesia dipelajari dengan level yang berbeda yaitu sebagai bahasa pertama, bahasa kedua dan bahasa asing. BIPA ini ibarat TOEFL nya bahasa inggris.

“Jadi dalam pengujian juga akan berbeda antara UKBI dengan UKBIPA. UKBI menguji kemampuan bahasa indonesia penutur asli bahasa Indonesia sedangkan UKBIPA menguji kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing. Makanya Kemdikbud telah merancang KKNI khusus untuk program BIPA,” pungkas Wati Istanti. [Hamdani]

Publisher: Hamdani