Mari Memburu Souvenir Hebat Berkhasiat Obat di Blang Mane

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk bisa mendapatkan penghasilan, salah satunya seperti yang dilakukan Taibur Rahim. Pria paruh baya ini mengolah akar tongkat ali menjadi cangkir yang bisa menjadi souvenir dan diyakini juga bernilai obat.

Tangan Taibur Rahim (43) terlihat cekatan membentuk akar kayu pasak bumi atau yang lebih dikenal tongkat ali menjadi cawan atau cangkir dengan mesin yang terlihat sederhana itu.

Pria paruh baya ini adalah warga Gampong Blang Mane, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh ini pada juangnews.com yang menyambangi tempat usahanya Selasa, 25 Agustus 2020 mengatakan mulai menekuni aktivitasnya membuat souvenir dari akar tongkat ali sejak setahun lalu.

“Sudah setahun ini saya menekuni kegiatan membuat souvenir dari akar tongkat ali ini,” katanya sambil terus serius menekuni pekerjaannya.

Lalu bagaimana ia bisa terinspirasi melakukan pekerjaan yang langka tersebut? Taibur mengatakan bahwa ide tersebut muncul tiba-tiba saat ia tengah berada di tengah hutan.

“Tiba-tiba saja muncul ide itu waktu saya berada di tengah hutan, dulunya saya memang sering masuk hutan untuk berburu dan berbagai aktifitas lainnya dalam hutan untuk mencari rezeki,” tutur pria berpostur kecil ini sambil menyeka keringat di dahinya.

Menurut Taibur, untuk menghasilkan sebuah produk souvenir cangkir tongkat ali itu, ia hanya membutuhlan waktu 1.5 jam.

“Saya hanya butuh waktu 1.5 jam untuk bisa menyelesaikan pekerjaan saya,” ungkap Taibur.

“Sehari biasanya saya menghasilkan sampai tujuh buah cangkir tongkat ali,” lanjutnya.

Untuk sebuah souvenir yang hebat karena berkhasiat obat ini Taibur tak mematok harga yang tinggi, artinya masih relatif terjangkau.

“Souvenir yang saya buat ini saya jual dengan kisaran harga Rp50 ribu sampai Rp150 ribu per buah, yang bernilai jual tinggi cuma gayung, yakni mencapai Rp 500 ribu per paket. Itu bahan bakunya harus dari akar yang besar,” ungkapnya.

Melihat potensi usaha yang dirintis Taibur, tentu ini sangat layak dikembangkan. Lalu, adakah upaya dari pihak terkait untuk mengembangkannya?

Menurut pengakuan Muhammad yang merupakan Sekretaris Gampong Blang Mane pada media ini, bahwa usaha Taibur ini ada mendapat perhatian dari pihak desa, cuma permasalahnnya saat ini terkendala oleh Covid-19.

“Ada upaya dari desa untuk mengembangkan usaha ini menjadi Badan Usaha Milik Gampong, tentu kalau sudah melibatkan banyak orang. Tapi saat ini belum bisa diwujudkan karena Covid-19,” ujar Muhammad.

“Selain itu, pihak kecamatan juga sudah pernah turun ke Gampong Blang Mane untuk melihat prospek usaha Taibur ini,” lanjutnya.

Sementara itu Sriwahyuni (42) salah seorang pembeli souvenir tongkat ali yang ditemui media ini di tempat usaha Taibur mengatakan bahwa ia tertarik membeli cangkir tongkat ali, karena selain untuk souvenir juga diyakini bisa berkhasiat obat.

“Saya tertarik dengan cangkir tongkat ali ini, makanya saya beli. Selain itu, tongkat ali saya yakini bisa menjadi obat,” ujarnya sambil tersenyum.

Nah, terkait khasiat tongkat ali memang bukan isapan jempol dan juga bukan mitos. Setidaknya ada tujuh manfaat tongkat, hal ini seperti yang dilansir dari laman Healthline.

Menurut Healthline, riset yang diterbitkan dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine telah membuktikan salah satu manfaat pasak bumi dalam mengatasi disfungsi seksual.

Pada studi tersebut, ditemukan kalau sebanyak 109 pria yang menjadi respondennya terbukti mengalami peningkatan gairah seksual, masalah impotensi teratasi, jumlah air mani, dan kualitas sperma semakin baik.

Selain itu, pasak bumi atau tongkat ali yang merupakan suplemen herbal yang berasal dari akar pohon semak hijau Eurycoma longifolia, yang merupakan tanaman asli Asia Tenggara juga berkhasiat mengatasi masalah kesuburan.

Selain itu, tongkat ali juga berkhasiat meningkatkan energi, menurunkan stres, membantu membentuk dan membesarkan otot, meningkatkan libido, dan mencegah penurunan testeron. Nah, melihat khasiatnya, mari kita berburu souvenir tongkat ali di Gampong Blang Mane. [Hamdani]

Publisher: Hamdani