Hebat, Mewakili Aceh Tutor Askafia Ikut Pelatihan Penguji Kompetensi Bahasa Inggris Tingkat Nasional

Bireuen – Kabar membanggakan ditoreh oleh salah seorang warga Kabupaten Bireuen. Adalah Fitri Yani, S.Pd yang merupakan salah seorang pendiri sekaligus tutor di Yayasan Askafia, wanita aktif ini terpilih sebagai peserta mengikuti Pelatihan Penguji Kompetensi Bidang Bahasa Inggris tingkat Nasional.

Informasi ini diterima langsung media ini dari Fitri Senin, (26/10/2020) kemarin, yang mengabarkan keberangkatannya ke Jakarta.

“Bang, kami sedang di pesawat ini, mau berangkat ke Jakarta. Alhamdulillah, Askafia terpilih sebagai salah satu peserta pelatihan Penguji Kompetensi Bidang Bahasa Inggris tingkat Nasional,” kata Fitri bernada gembira.

“Ini juga merupakan berkah dan kado istimewa buat hari jadi Yayasan Askafia ke-10,” lanjutnya.

Adapun kegiatan tersebut menurut Fitri merupakan kerjasama Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LKS) dengan Direktorat Jenderal Kursus Pelatihan di bawah Kemendikbud RI, berlangsung 26-29 Oktober 2020, acara berlangsung di Hotel Merbabu Merapi Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat. (26-29/2020).

Hebatnya lagi, Fitri merupakan salah satu instruktur terbaik Lembaga Pendidikan Askafia, adalah satu-satunya peserta dari Aceh yang lolos dan mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan menjadi Penguji Kompetensi Bidang Bahasa Inggris tingkat Nasional.

“Untuk bisa terpilih sebagai pesarta pada kegiatan ini, terlebih dahulu calon peserta harus melengkapi berbagai persyaratan. Selain itu, calon peserta juga harus mengikuti berbagai tahapan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” papar wanita berkacamata yang juga dikenal sebagai aktivis kemanusiaan ini.

“Alhamdulillah, melalui berbagai proses dan tahapan-tapan yang panjang, akhirnya saya terpilih sebagai salah seorang peserta untuk mengikuti kegiatan ini untuk mewakili Aceh, yang paling istimewa lagi saya adalah satu-satunya peserta yang mewakili Aceh,” lanjutnya.

Terakhir wanita yang akrab dipanggi Miss Fitri ini berharap, lembaga pendidikan yang dipimpinnya itu bisa terus berkembang dalam rangka mendidik generasi di Aceh.

“Semoga Yayasan Askafia dapat terus mengembangkan kursus dan pelatihan untuk generasi Aceh hingga menghasilkan generasi yang siap menghadapi dunia usaha dan dunia industri kelak,” pungkas Fitri. [Hamdani]

Publisher: Hamdani