Fitri Yani, S. Pd Koordinator Posko Relawan Covid-19 Kabupaten Bireuen: Posko Kami Bukan Milik Pemerintah

Punya semangat yang luar biasa, terlihat sangat menguasai jika berkomunikasi dengan lawan bicara, Fitri Yani, S. Pd yang merupakan Ketua Koordinator Posko Relawan Covid-19 Kabupaten Bireuen, berkenan menjawan pertanyaan Hamdani dari juangnews.com  yang mewawancarainya pada Rabu, 6 Mei 2020 lalu.

Dalam beberapa kesempatan kepada media ini wanita tiga anak yang sering disapa Miss Fitri ini berkenan berbagi kisah pahit getirnya dalam menggawangi posko relawan, sampai kenapa ia sangat berminat menjadi relawan Covid-19.

“Ini adalah panggilan hati saya sebenarnya, juga ada dukungan keluarga, suami dan anak-anak saya, sehingga saya tetap bersemangat mengurus posko,” ungkap wanita berkacamata ini ramah.

“Dukungan para pembina seperti Bang Mukhlis Munir, dan kawan-kawan juga membuat saya semakin bersemangat dalam mengurus posko. Apalagi terakhir juga kami ada dibantu oleh anak-anak relawan dari Unimal, yang mengganti kewajiban KKM mereka dengan menjadi relawan,” lanjutnya.

Ditanya tantangan yang dihadapi selama menjadi relawan Covid-19, iya mengaku banyak tantangan. Tapi dia anggap ini adalah ladang amal. Jadi dia tetap maju tak gentar.

“Wah, tantangannya tentu cukup berat, terutama di awal-awal pendirian posko, di mana saat itu ada kesalahpahaman antara sesama relawan, sampai ada yang bongkar tenda posko. Cukup sedih saya saat itu, sampai menangis berurai air mata,” tuturnya dengan suara bergetar.

“Tapi ternyata Tuhan menampakkan kuasanya, karena setelah kejadian tersebut, dukungan terhadap keberadaan posko Covid-19 Kabupaten Bireuen kok makin menguat, di situ saya merasa makin yakin, bahwa posko relawan ini harus tetap jalan,” lanjut pemilik Lembaga Pendidikan Askafia ini.

Kemudian terkait dengan dugaan masyarakat bahwa Posko Relawan Covid-19 Kabupaten Bireuen, adalah milik Pemerintah Kabupaten Bireuen, istri Astakari Agani dengan tegas membantah. Bahwa itu tidak benar.

“Tidak benar posko kami milik pemerintah, posko kami adalah posko independen. Itulah masyarakat sering salah paham dengan posko kami. Kami mitra pemerintah iya, dan keberadaan kami juga telah kami laporkan secara resmi kepada Plt. Bupati Bireuen. Jadi walaupun bukan milik pemerintah, kami tidak.legal,” kata wanita yang mengaku pasca Tsunami Aceh silam bekerja pada Palang Merah Amerika.

Terkait bantuan yang sudah mereka salurkan, ia mengaku pihaknya sudah menyalurkan 200 paket sembako dalam empat tahap.

“Alhamdulillah tidak menyangka sudah lebih 200 Paket Sembako ala Relawan Covid-19, kami luncurkan dalam empat tahap. Tahap IV ada 50 Paket Sembako kami distribusikan ke 13 kecamatan di Kabupaten Bireuen secara menyebar dan random sesuai kriteria ala Relawan Covid-19 Bireuen,” terangnya.

“Terimakasih kepada donatur yang sudah menyumbang, beberapa hari lalu bapak Plt. Bupati Bireuen juga sudah menyumbang beras secara pribadi ke posko kami loh. Jika sumbangan donatur lancar, segera kami lounching Tahap V. Ayo donatur, sumbanglah ke posko kami,” ajaknya.

Terkait dengan Tujuan Relawan Covid-19 Kabupaten Bireuen, wanita cekatan ini dengan lugas memaparkannya pada media ini.

“Sebenarnya kami ikut membantu dan memperkuat hubungan kerja sama dengan pemerintah daerah dan desa dalam rangka menjalankan mandat di bidang kemanusiaan dan sosial,” terangnya.

“Selanjutnya meningkatkan ketahanan masyarakat untuk mengurangi risiko dan dampak dari masa “Sosial Distancing” wabah Covid-19,” lanjutnya.

Labih lanjut Fitri Yani menambahkan tujuan mereka, yakni untuk meningkatkan pelayanan pangan yang memadai, aman dan berkualitas di lingkungan Kabupaten Bireuen.

“Serta meningkatkan kemitraan yang berkesinambungan dengan sektor publik, swasta, mitra gerakan, lembaga donor dan pemangku kepentingan lainnya di semua tingkatan dalam melayanai masyarakat,” paparnya.

“Dan meningkatkan pemahaman seluruh elemen masyarakat tentang nilai-nilai kemanusiaan,” tambahnya.

Diakhir pembicaraan dengan media ini, Fitri kembali mengingatkan kepada donatur bahwa pihaknya masih akan terus menggalang dana, untuk membantu sembako, terutama kepada masyarakat yang tak tersentuh bantuan pemerintah.

“Kami masih terus menggalang dana sampai Lebaran Insya Allah. Buat donatur, datanglah ke tempat kami Posko Relawan Covid-19 yang terletak di
Alun Alun Tugu Kota Juang Bireueun,” katanya.

“Bagi dermawan atau donatur yang tak bisa ke posko bisa juga langsung transfer, ke rekening BRI 0234 010136 74536 atas nama RELAWAN COVID-19,” pungkas Fitri. Yuk, mari kita berdonasi. [Hamdani]

Publisher: Hamdani