Didukung Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan, Tokoh Senior PAN Aceh Tun Azhari Bertekad Maju Sebagai Calon Ketua DPW PAN Aceh

Banda Aceh – Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke-V Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh digadang – gadang akan berlangsung minggu terakhir Agustus 2020 di Banda Aceh. Terkait dengan Muswil tersebut mulai bermunculan bakal calon (balon) calon ketua DPW PAN Aceh untuk periode 2020-2025.

Salah seorang yang sudah menunjukkan minatnya untuk merebut peluang menjadi orang nomor satu PAN Aceh adalah Ir.H.Tun Azhari, M.Si. Nama ini tak asing lagi di kalangan PAN Aceh, karena mantan Pimpinan DPRD Kota Lhokseumawe periode 1999 – 2004 dan juga periode 2004 – 2009 juga sebagai pimpinan DPRK Kota Lhokseumawe ini adalah salah seorang inisiator berdirinya PAN Aceh dan merupakan Kader Amanat Utama sekaligus sebagai Instruktur Nasional DPP PAN.

“Saya bukan orang baru di kalangan PAN Aceh, kemudian saya terdorong mencalonkan diri menjadi bakal calon Ketua PAN Aceh karena sudah mendapat restu dari Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan,” kata Tun Azhari pada juangnews.com Minggu, (2/8/2020).

“Setelah saya mendaftar tadi pukul 15.15 WIB. saya laporkan ke Ketua Umum lewat WA dan beliau membalas dengan kalimat lanjutkan!,” ungkapnya.

Selain dukungan dari Zulkifli Hasan, Tun Azhari yang mengaku loyalis Zulkifli Hanan dan sangat energik dan selalu bersemangat ini serta pantang menyerah berjuang untuk PAN lebih baik, mengatakan keinginannya juga karena didukung oleh para senior.

“Langkah saya ini juga karena dorongan kader- kader senior PAN Aceh dan juga saran dari para petinggi DPP PAN di Jakarta,” ujar Tenaga Ahli Fraksi PAN DPRA ini.

‘Semoga proses demokrasi pergantian kepemimpinan di tubuh PAN dapat berjalan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam AD/ART dan Peraturan Partai,” lanjut mantan Wakil Sekretaris DPD PAN Aceh Utara 1998 – 2000 dan Wakil Ketua BM PAN Aceh Utara 2000-2003 ini.

Tun Azhari yang merupakan mantan
Sekretaris DPD PAN Kota Lhokseumawe 2000-2005 serta Wakil Sekretaris DPW PAN Aceh 2005 – 2010 mengatakan bahwa saat pengambilan berkas pencalonan dirinya diterima Sekretaris Sekretaris SC Muswil V PAN Aceh Aiyub Hasri, SH.,M.Si.

Lantas apa langkah yamg akan dilakukan jika dirinya terpilih menjadi nakhoda PAN Aceh? Kepada media ini mantan WaKadep DPP PAN 2010 – 2015 mengatakan akan merangkul semua tokoh-tokoh pendiri PAN di Aceh.

‘Jika saya dipercayakan saya
akan mengundang semua tokoh tokoh pendiri PAN di Aceh yang telah berjasa tegaknya PAN di bumi Serambi Mekkah, sehingga jasa-jasa mereka dan silaturrahmi terus dapat berjalan sebagaimana dalam ketentuan syariat Islam,” paparnya.

Menurut Tun Azhari para tokoh PAN yang berjasa di Aceh kurang diperhatikan. Padahal PAN pernah berjaya di Aceh.

“Selama beberapa periode belakangan ini mereka yang berjasa kurang diperhatikan. Padahal PAN pernah menjadi pemenang di Aceh,” lanjut Wakil Ketua DPW PAN 2010 – 2015 dan Wakil Sekretaris DPW PAN Aceh 2015 – 2020 ini.

Terakhir Tun Azhari yang merupakan Ketua Departemen DPP PAN 2015 – 2020 ini mengajak semua pihak, khususnya kepada bakal calon lainnya untuk membangun spirit dan sportifitas. Sehingga kader terbaik bisa terpilih.

“Kepada para calon kami mengharapkan mari membangun sporit dan sportifitas dalam mempengaruhi suara pemilih, sehingga kita kader kader terbaik dapat memberi suri tauladan yang akhir-akhir ini hampir tidak pernah dilakukan. Sehingga saat ini tidak ada lagi yang jadi panutan sebagai pemimpin yang amanah,” ujar mantan aktifis kemahasiswaan di Unsyiah Banda Aceh serta aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan ormas lainnya ini.

“Kita harus memberi hak semua pengurus sesuai dengan porsinya yang sering kami sampaikan, dalam PAN tidak ada keputusan mutlak dari ketua, yang ada hanyalah keputusan bersama dalam segala keputusan partai yang tercantun di AD/ART,” pungkasnya. [Hamdani]

Publisher: Hamdani