Bingung Mau Kuliah di Mana? Pilihlah PNL

Lhokseumawe – Tahun Ajaran baru hampir tiba, tetapi walaupun demikian, banyak kampus telah mulai membuka gelombang penerimaan mahasiswa baru (maba), tidak terkecuali Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL).

Kampus yang dikenal dengan julukan kampus ungu ini terletak di Buketrata, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, yakni sekira 8 Kilometer arah timur kota yang pernah dijuluki Petro Dollar itu.

PNL dibangun pada tahun 1985, pada awalnya bernama Politeknik Unsyiah yang merupakan bagian dari Universitas Syiah Kuala. Pada saat awal didirikan Politeknik Unsyiah, yang didanai oleh Bank Dunia XIII, membuka tiga jurusan program Diploma 3 yaitu, jurusan Teknik Sipil, Teknik Kimia dan Teknik Mesin. Proses penyelenggaraan pendidikan dimulai pada tanggal 5 Oktober 1987.

Seiring perjalanan waktu, PNL terus berkembang dan berbenah, saat ini telah memiliki 6 jurusan (Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Elektro, Tata Niaga dan Teknologi Informasi dan Komputer), serta puluhan Program Studi (Prodi), baik Diploma III maupun Sarjana Terapan (DIV).

Hal yang membanggakan, meski terletak di ujung Pulau Sumatera, kampus ini bisa menempatkan diri dalam daftar 100 besar kampus ternama di Indonesia. Hasil perangkingan Webmetric yang dirilis pada awal 2021 PNL menduduki peringkat 62 kampus terbaik di Indonesia. Hebatnya, untuk peringkat Politeknik, PNL berada di peringkat ke-2, satu tingkat di bawah Politeknik Elektronika Surabaya. Luar biasa.

Ini tentu tak terlepas dari kerja hebat dan “tangan dingin” Direktur PNL Rizal Syahyadi, ST.,M.Eng. Sc, yang merupakan direktur Politeknik termuda di Indonesia.

“Bukan, ini bukan hasil kerja saya saja, tapi ini adalah hasil kerja keras seluruh civitas akademika PNL,” ujar pria berkacamata yang biasa disapa Didi ini merendah pada sore Kamis, 4 Februari 202 lalu pada media ini.

“Tentu kita patut bersyukur dengan hasil ini, tapi juga tidak boleh berpuas diri, masih harus kerja keras untuk memperbaik ke peringkat yang lebih baik lagi. Insya Allah kalau semua civitas akademika PNL mau bekerja keras, kita bisa,” sambung pria lulusan master teknik dari salah satu universitas ternama di Malaysia ini dengan nada optimis.

Didampingi Koordinator Hubungan Masyarakat (Humas) dan Kerjasama Muhammad Hatta, S.ST.,MT di sore itu, Rizal Syahyadi yang terpilih pada 2019 silam pada juangnews.com juga memaparkan bahwa dirinya bertekad akan membawa PNL ke arah yang lebih baik, salah satunya dengan kerjasama dengan dunia industri dan dunia usaha (IDUKA) serta SMK.

“Sebagai kampus vokasi, penting sekali kerjasama dengan dunia industri dan dunia usaha (IDUKA) serta SMK, dengan melakukan MoU dengan mereka, tapi yang lebih penting adalah implementasi dari MoU tersebut harus terwujud,” ungkap Didi.

Banyak hal lain juga yang diungkapkan oleh direktur PNL yang mengusung motto Eleumee Beule Adab Beuna (Ilmu harus banyak adab harus ada) ini.

“Pokoknya tak salah memilih PNL sebagai tempat kuliah putra putri Anda, karena di PNL, selain mengajarkan teori, juga diajarkan praktek. Bahkan sebagai kampus vokasi, kami lebih banyak praktek. Sehingga kelak usai menamatkan kuliah di PNL, mahasiswa akan memiliki keahlian lain,” kata Didi berpromosi.

“Apalagi kami punya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), untuk menguji kompetensi mahasiswa dibidang tertentu, sehingga mahasiswa lulusan PNL selain dapat ijazah, juga akan dapat sertifikat kompetensi dari LSP,” lanjutnya.

Selanjutnya Humas PNL Hatta mengatakab bahwa saat ini PNL sudah membuka pendaftaran untuk calon maba, bisa didaftarkan secara online.

“Jika berminat mendaftar, calon maba bisa mendaftar secara online, dengan cara klik melalui website kami pbm.pnl.ac.id,” kata pria yang akrab dipanggil Bung Hatta ini.

Masih bingung mau kuliah di mana? Kuliah saja di PNL. Jadi buat apa ragu-ragu lagi, segera daftarkan diri Anda di kampus PNL. [Hamdani]

Publisher: Hamdani