Akibat Banjir, Jembatan Blang Cut Ambruk. Mukhlis Takabeya Turunkan Alat Berat untuk Memperbaiki

Bireuen – Akibat hujan deras yang turun Jumat, (29/05/2020) malam mengakibatkan beberapa desa di Kabupaten Bireuen terendam banjir, serta merusak beberapa fasilitas umum. Salah satunya adalah Jembatan Blang Cut di Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen. Akibatnya akses jalan yang menghubungkan beberapa desa itu terputus.

Tak menunggu lama Direktur Utama PT. Takabeya Perkasa, H. Mukhlis, A.Md langsung menurunkan alat berat untuk memperbaiki jembatan yang rusak tersebut, dengan harapan akses jalan yang menghubungkan Gampong Blang Cut, Gampong Blang Pala, Gampong Krueng Beukah, dan Gampong Cibrek kembali bisa dilalui oleh masyarakat setempat.

“Saya melakukan perbaikan ini atas inisiatif pribadi, sebagai bentuk keprihatinan dan empati kepada warga, karena ada ratusan kepala keluarga yang menggunakan akses jembatan tersebut,” kata Mukhlis.

“Ini adalah bentuk kepedulian pribadi yang saya lakukan dengan mrnggunakan dana pribadi, jadi tanpa embel-embel lain,” lanjutnya  menegaskan.

Camat Peusangan Selatan Muhammad Nasir Muhammad Yusuf, S. Sos yang ditemui media ini di lokasi jembatan yang rusak mengatakan, akibat hujan semalam ada beberapa desa yang terdampak banjir di Kecamatan Peusangan Selatan.

Untuk itu, lanjut Nasir, pihaknya sudah sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten. Malaporkan perkembangan, tadi usai salat Jumat Bapak Plt. Bupati Bireuen sudah meninjau lokasi jembatan runtuh,” ungkap Nasir.

Sementara itu Keuchik Gampong Blang Cut Muslem M. Yusuf yang ditemui di lokasi mengaku sangat senang atas respon cepat Mukhlis Takabeya.

“Tentu ini merupakan hal yang luar biasa, saya mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih kepada H. Mukhlis atas respon cepatnya, mudah-mudahan jembatan yang dilalui ratusan warga dari empat desa ini bisa diperbaiki secepatnya,” ungkap Muslem.

Hal senada juga diungkapkan Hasmadi, yang merupakan Mukim Kemukiman Keude Asan.

“Semoga jembatan ini cepat terkendali, sehingga akses masyarakat kembali lancar,” harapnya.

Menurut beberapa saksi mata yang merupakan warga sekitar kepada media ini, jembatan tersebut runtuh sekira pukul 6 pagi tadi, akibatnya akses jembatan yang menghubungkan beberapa desa itu terputus total. [Hamdani]

Publisher: Hamdani