Untuk Meningkatkan Produksi Ikan Lele, Dosen PNL Laksanakan Kegiatan PKM Dengan Menggunakan Metode Bioflok - JuangNews

Untuk Meningkatkan Produksi Ikan Lele, Dosen PNL Laksanakan Kegiatan PKM Dengan Menggunakan Metode Bioflok

Aceh Utara – Dalam rangka untuk meningkatkan produksi ikan lele pada masyarakat, sejumlah dosen Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi selain mengajar dan meneliti. Adapun kegiatan budidaya ikan lele dengan metode bioflok tersebut dilaksanakan di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh beberapa waktu lalu. Informasi ini disampaikan Farida, ST.,M.Sc kepada juangnews.com Sabtu, (20/10/2018).

Menurut Farida, PKM tersebut diberikan kepada masyarakat peternak lele yang ada di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Tujuannya untuk meningkatkan produksi ikan lele. “Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan produksi ikan lele bagi peternak lele dengan menggunakan metode bioflok,” kata dosen PNL lulusan magister di salah satu universitas terkemuka di Belanda ini.

Farida mengatakan, selain dirinya kegiatan PKM pengembangan budidaya menggunakan metode bioflok tersebut juga melibatkan disen PNL lainnya sebagai anggota, yaitu Selvie Diana, ST.,MT dan Dra. Yuniati, M. Si. “Metode bioflok merupakan metode yang sangat cocok diterapkan kepada masyarakat yang memiliki lahan yang tidak begitu luas dan tidak membutuhkan air yang banyak,” terang Farida.

Secara teknis Farida memaparkan tentang metode bioflok adalah suatu sistem pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budi daya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil (floc) yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan. Pertumbuhan mikroorganisme dipacu dengan cara memberikan kultur bakteri nonpathogen (probiotik), dan pemasangan aerator yang akan menyuplai oksigen sekaligus mengaduk air kolam.

“Sistem bioflok ini dinilai efektif dan mampu mendongkrak produktivitas,” papar Farida yang merupakan dosen PNL di Jurusan Teknik Kimia.

Mahdi Anzala yang merupakan salah satu peternak lele yang menggunakan metode ini pada media ini mengatakan, dengan menggunakan metode bioflok kebutuhan air sedikit dan mendapatkan hasil panen ikan yang cukup tinggi. Ikan lele dibudidayakan di dalam kolam bundar dengan  menggunakan metode bioflok. Satu kolam bundar dapat menampung ikan lele antara 2000-5000 ekor bibit lele. Pada saat panen ikan lele yang dihasilkan bisa mencapai 285 kg-714 kg.

“PKM ini sangat memberikan manfaat kepada peternak lele, dimana sebelum menggunakan metode ini, kami peternak lele menggunakan metode konvensional dengan menggunakan kolam persegi empat dan membutuhkan air yang cukup banyak, karena dapat meningkatkan produktivitas. Kami berharap dengan adanya PKM ini dapat memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada peternak budidaya lele,” papar Mahdi.[Hamdani]

Publisher : Hamdani