Polres Bireuen Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Berlatar Perampokan - JuangNews

Polres Bireuen Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Berlatar Perampokan

Bireuen – Kasus Pembunuhan berlatar perampokan terhadap Hj. Rohana binti H. Hanafiah yang dilakukan Mufrizal pada Minggu, (14/5/2017) lalu sekira pukul 3 dini hari di Desa Matangglumpangdua Meunasah Dayah, Kabupaten Bireuen direkonstruksi oleh Polres Bireuen pada Selasa, (22/8/2017).

Pantauan juangnews.com dalam rekonstruksi 37 adegan tersebut, korban yang diperankan Bribda Aina terlihat tersangka dalam beberapa kali adegan terlihat sedikit kebingungan.

Dalam sebuah adegan, tersangka yang merupakan suami dari cucunya sendiri masuk ke rumah korban melalui jendela samping rumah yang memang tidak terkunci. Kemudian tersangka langsung menuju kamar korban.

Selanjutnya dalam adegan rekonstruksi tersebut terlihat tersangka mendekati korban yang sedang tertidur menyamping, lalu tersangka bergegas melepaskan gelang emas yang dipakai korban, kemudian tersangka juga berusaha melepaskan cincin yang dipakai korban.

Saat berusaha melepaskan cincin, ternyata korban terbangun, merasa panik melihat korban terbangun, tersangka lalu mengambil kain selimut dan menyumpal mulut korban, sampai korban yang sudah tua tidak berdaya dan tidak bergerak lagi.

Setelah berhasil melancarkan aksinya, lalu tersangka bergegas keluar rumah melalui jendela, dan kembali ke rumahnya yang tidak jauh dari rumah korban.

Adegan rekonstruksi itu menarik perhatian warga setempat, selain dihadiri lima orang saksi juga didampingi pengacara tersangka Mufrizal, Muhammad Ari Saputra, SH, dalam keterangannya kepada juangnews.com Muhammad Ari Saputra mengatakan bahwa pihaknya hanya mendampingi sebagai bagian dari proses hukum, tapi belum bisa memberikan keterangan apapun terkait dengan perkara ini.

“Belum bisa memberikan keterangan, karena ini masih dalam proses,” kata pria yang sering disapa Ari ini.

Pantauan media ini, usai rekonstruksi itu terjadi insiden yang diluar perkiraan, yakni salah seorang kerabat korban, yakni cucunya sempat terlihat emosi dan sempat memukuli tersangka yang sedang mendapatkan kawalan polisi. Kemudian berhasil ditenangkan oleh keluarga yang lain.

Dicurigai kasus perampokan berujung pembunuhan ini tidak hanya dilakukan sendiri oleh tersangka, setidaknya ada pengakuan mengejutkan dari tersangka, sesaat usai rekonstruksi bahwa kasus pembunuhan itu bukan hanya dilakukan sendiri, tapi ada tiga orang yang terlibat. Hal itu diungkapkan tersangka pada warga setempat sesaat sebelum naik ke mobil polisi untuk kembali Polres Bireuen.

Terkait dengan pengakuan tersangka bahwa ada keterlibatan pihak lain, media ini yang mencoba mengkonfirmasi ulang pengakuan tersebut kepada Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto melalui Kapolsek Peusangan Ipda Munawar mengatakan, bisa saja nanti dilakukan pengembangan kasus.

“Ya, nanti akan kita kembangkan lagi kasus ini terkait dengan pengakuan tersangka,” kata Munawar singkat usai rekonstruksi. [Hamdani]

Publisher : Hamdani