LBH : Bupati Ruslan Abaikan Hak Warga Krueng Simpo - JuangNews

LBH : Bupati Ruslan Abaikan Hak Warga Krueng Simpo

Banda Aceh – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh masih terus mendampingi dan mengadvokasi kasus konflik lahan Krueng Simpo, meskipun hingga kini Bupati Bireuen, H Ruslan M Daud belum menyelesaikan kasus yeng melibatkan masyarakat dan perusahaan, namun pihaknya terus bekerja dan telah berunglangkali menyurati Bupati, tetapi Bupati Ruslan terkesan menghindar dan mengabaikan tanggungjawabnya selaku kepala pemerintahan.

“Jika Bupati tidak menyelesaikan kasus ini, kami akan mendorong wakil rakyat di DPRK Bireuen untuk menuntaskannya, namun jika penyelesaian kasus tersebut juga buntu, solusi terakhir kami akan menyeret Bupati Bireuen ke pengadilan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya karena mengabikan keadilan dan hak asasi masyarakat Krueng Simpo,” kata Kepala Divisi Bantuan Hukum dan Pemantauan Peradilan LBH Banda Aceh, Muhammad Reza Maulana SH, kepada juangnews.com, Sabtu (25/4/2015).

Menurut Reza, tidak masuk akal seorang Bupati tidak mampu menyelesaikan masalah yang terjadi di bawah kekuasaannya, namum LBH menilai, Bupati sengaja tidak menyelesaikannya, jika Bupati punya itikad baik, maka kasus ini bisa diselesaikan dalam waktu satu hari kerja.

“Masyarakat tidak meminta banyak, berikan hak atas tanah terhadap lahan yang telah dibersihkan seluas 169 hektar, karena lahan tersebut bukan milik PT.Syaukath Sejahtera, namun lahan kosong atau tanah negara yang dapat dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat sebagaimana amanah konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Reza.

Reza mengaku, masyarakat hanya membutuhkan lahan untuk bercocok tanam, tanah itu digunakan untuk mencari rezeki demi menghidupi para keluarganya, jika itu pun diabaikan pemerintah, bisa kita bayangkan betapa bobroknya pemerintah Kabupaten Bireuen yang tidak berpihak kepada rakyat jelata.

“LBH akan terus memperjuangkan hak-hak rakyat, pemerintah adalah perwakilan rakyat, bukan perwakilan perusahaan. Kepentingan rakyat diatas kepentingan perusahaan, jika pemerintah tidak segera menyelesaikan kasus ini, kami akan datang dengan membawa kejutan kepada para pemangku kepentingan Kabupaten Bireuen,” tegas Reza.

Hingga berita ini diturunkan, juangnews.com belum berhasil mengkonfirmasi dengan pihak terkait. [Halim]

Editor : Hamdani

Foto : Kepala Divisi Bantuan Hukum dan Pemantauan Peradilan LBH Banda Aceh, Muhammad Reza Maulana, SH (Foto/Dok)

1 Comment

  1. Aneuk Nanggroe

    April 25, 2015 at 9:29 am

    Mantap, terung berjuang demi memperjuangkan hak-hak rakyat jelata kawan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *